Alhamdulillah : Pengertian, Tulisan Arab dan Keutamaan

0
96846
alhamdulillah

Baru-baru ini viral di media sosial seorang bayi bernama “Alhamdulillah Rejeki Hari Ini”. Nama tersebut diberikan oleh sepasang orang tua bernama Didit Saputro dan Meidiana.

Mereka adalah warga Perumahan Bukit Asri di kawasan Gunungsempu, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Pemberian nama tersebut dilatarbelakangi oleh keadaan dirinya dulu yang merasa masih kurang bersyukur. Dan kelahiran bayinya adalah wujud rasa syukurnya kepada Sang Pencipta.

Cerita tersebut mengantarkan kita tentang makna dari syukur. Sebuah kenikmatan yang kita rasakan di dunia ini seringkali lalai terucap syukur dari lisan ini.

Salah satu pengungkapannya adalah dengan mengucap alhamdulillah.

Nah, pada artikel kali ini, kita akan bahas lebih lanjut tentang makna alhamdulillah termasuk tulisan arab dan keutamaan mengucapkannya.

Baca Juga: Segala hal tentang Huruf Hijaiyah

alhamdulillah
sumber: unsplash.com

Tulisan dan Pengertian

Dalam bahasa arab, penulisan alhamdulillah adalah sebagai berikut,

اَلْحَمْدُلِلَّهِ

Dibaca: alhamdulillah.

Yang artinya: “segala puji bagi Allah”

Dalam lafadz yang lebih lengkap yaitu ,

اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْ

Dibaca: alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin

yang artinya: “segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam

Bila kita pahami maknanya lebih dalam sebagaimana penjelasan Dr. Amir Faishol Fath, Kata “al” adalah bahasa Arab merupakan bentuk definitif, bahwa segala puji hanya milik Allah.

Lalu penggunaan kata alhamdu, karena memang hanya Allah yang berhak dipuji. Allah adalah Zat Mahatinggi dan Dia tetep Mahatinggi walau tidak dipuji siapapun.

Lain halnya dengan makhluk yang mana ketika ia dipuji maka ia akan merasa diangkat dan apabila ia tidak dipuji maka ia akan merasa diturunkan.

Allah tidak demikian. Ada atau tidak ada yang memujinya, tidak akan menurunkan statusnya sebagai Tuhan. Karena sejatinya ialah yang maha tinggi dan maha kuasa atas segala sesuatu.

Oleh sebab itu, makna alhamdulillah yang terucap dari lisan seorang muslim memberikan tanda bahwa ia bukanlah siapa-siapa. Segala apa yang ia terima adalah kenikmatan yang telah Allah berikan dan pada akhirnya akan kembali pada-Nya.

Baca Juga: Puasa Ayyamul Bidh

alhamdulillah
sumber: unsplash.com

Keutamaan

Lalu, apa saja keutamaan ketika kita mengucapkan hamdalah? Sebenarnya ada banyak keutamaan mengucapkan hamdalah. Dalam artikel ini akan dibahas tiga diantaranya.

Pertama, dituliskan 30 kebaikan dan dihapuskannya 30 kesalahan. Hal ini sebagaimana hadist Nabi SAW,

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ اصْطَفَى مِنْ الْكَلَامِ أَرْبَعًا سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ قَالَ

وَمَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ كُتِبَتْ لَهُ بِهَا عِشْرُونَ حَسَنَةً وَحُطَّ عَنْهُ عِشْرُونَ سَيِّئَةً وَمَنْ قَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ

فَمِثْلُ ذَلِكَ وَمَنْ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَمِثْلُ ذَلِكَ وَمَنْ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ مِنْ قِبَلِ نَفْسِهِ كُتِبَ لَهُ

بِهَا ثَلَاثُونَ حَسَنَةً وَحُطَّ عَنْهُ بِهَا ثَلَاثُونَ سَيِّئَةً

Artinya:

“Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla telah memilih empat perkataan, yaitu subhanallah, alhamdulillah, laa ilaaha ilallah, dan allahu akbar.

Barangsiapa mengucapkan “Subhanallah” maka akan dituliskan untuknya dua puluh kebaikan dan dihapuskan darinya dua puluh kesalahan.

Barangsiapa mengucapkan “Allahu Akbar” maka akan dituliskan untuknya seperti itu pula. Barangsiapa mengucapkan “Laa ilaaha illallah” maka akan dituliskan untuknya seperti itu pula.

Dan barangsiapa mengucapkan “Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin” dari dalam hatinya, maka akan dituliskan untuknya tiga puluh kebaikan dan dihapuskan darinya tiga puluh kesalahan.” (HR. Ahmad No. 8032)

Kedua, kalimat ini adalah sebaik-baiknya doa. Sebagaimana hadist Nabi SAW,

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَفْضَلُ

الذِّكْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَفْضَلُ الدُّعَاءِ الْحَمْدُ لِلَّهِ

Artinya:

Dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dzikir yang paling utama adalah Laa ilaaha illallah dan doa yang paling utama adalah Alhamdulillah.” (Hadits hasan, diriwayatkan oleh Tirmidzi, lihat Ash Shahihah no. 1497).

Ketiga, menjadi sebaik-baiknya hamba. Sebagaimana dijelaskan dalam Silsilah Ash-Shahihah no. 1584 bahwa Sebaik-baiknya hamba Allah pada hari kiamat adalah Al-Hammadun (orang-orang yang gemar memuji Allah)

Baca Juga: Keutamaan Surat Al Kahfi

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan tentang makna dan keutamaan dari lafadz hamdalah yang perlu kamu ketahui. Semoga penjelasan ini dapat meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT.

Jika kamu tertarik dengan konten keislaman seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.