Daftar Asmaul Husna dan Keutamaan Mengamalkannya

0
63356
asmaul husna

Mungkin kamu sedikit banyak sudah mengenal sifat-sifat manusia. Ada yang jujur, tegas, keras, lembut dan sebagainya. Tapi sudahkah kamu tahu sifat-sifat Allah yang disebut Asmaul Husna?

Asmaul husna adalah nama-nama Allah yang didalamnya mengandung makna dari sifat-sifat Allah.

Jumlah asmaul husna adalah 99. Mungkin ada sebagian dari kamu yang sudah hafal tapi tidak masalah bila kita simak lagi apa saja 99 asmaul husna tersebut.

Daftar Asmaul Husna

Berikut adalah daftar lengkap Asmaul Husna latin, Asmaul Husna Arab, latin dan artinya.

Baca Juga: Pembahasan Doa Setelah Adzan

asmaul husna
Sumber: google.com

1. الرحمن = Ar Rahman

Artinya: Yang Maha Pengasih

2. الرحيم = Ar Rahiim

Artinya: Yang Maha Penyayang

3. الملك = Al Malik

Artinya: Yang Maha Merajai (bisa diartikan Raja dari semua Raja)

4. القدوس = Al Quddus

Artinya: Yang Maha Suci

5. السلام = As Salaam

Artinya: Yang Maha Memberi Kesejahteraan

6. المؤمن = Al Mu’min

Artinya: Yang Maha Memberi Keamanan

7. المهيمن = Al Muhaimin

Artinya: Yang Maha Mengatur

8. العزيز = Al ‘Aziiz

Artinya: Yang Maha Perkasa

9. الجبار = Al Jabbar

Artinya: Yang Memiliki (Mutlak) Kegagahan

10. المتكبر = Al Mutakabbir

Artinya: Yang Maha Megah, yang memiliki kebesaran

11. الخالق = Al Khaliq

Artinya: Yang Maha Pencipta

12. البارئ = Al Baari’

Artinya: Yang Maha Melepaskan (membuat, membentuk, menyeimbangkan)

13. المصور = Al Mushawwir

Artinya: Yang Maha Membentuk Rupa (makhluk-Nya)

14. الغفار = Al Ghaffaar

Artinya: Yang Maha Pengampun

15. القهار = Al Qahhaar

Artinya: Yang Maha Menundukkan/Menaklukkan Segala Sesuatu

16. الوهاب = Al Wahhaab

Artinya: Yang Maha Pemberi Karunia

17. الرزاق = Ar Razzaaq

Artinya: Yang Maha Pemberi Rezeki

18. الفتاح = Al Fattaah

Artinya: Yang Maha Pembuka Rahmat

19. العليم = Al ‘Aliim

Artinya: Yang Maha Mengetahui

20. القابض = Al Qaabidh

Artinya: Yang Maha Menyempitkan

21. الباسط = Al Baasith

Artinya: Yang Maha Melapangkan

22. الخافض = Al Khaafidh

Artinya: Yang Maha Merendahkan

23. الرافع = Ar Raafi’

Artinya: Yang Maha Meninggikan

24. المعز = Al Mu’izz

Artinya: Yang Maha Memuliakan

25. المذل = Al Mudzil

Artinya: Yang Maha Menghinakan

26. السميع = Al Samii’

Artinya: Yang Maha Mendengar

27. البصير = Al Bashiir

Artinya: Yang Maha Melihat

28. الحكم = Al Hakam

Artinya: Yang Maha Menetapkan

29. العدل = Al ‘Adl

Artinya: Yang Maha Adil

30. اللطيف = Al Lathiif

Artinya: Yang Maha Lembut

31. الخبير = Al Khabiir

Artinya: Yang Maha Mengenal

32. الحليم = Al Haliim

Artinya: Yang Maha Penyantun

33. العظيم = Al ‘Azhiim

Artinya: Yang Maha Agung

34. الغفور = Al Ghafuur

Artinya: Yang Maha Memberi Pengampunan

35. الشكور = As Syakuur

Artinya: Yang Maha Pembalas Budi (menghargai)

36. العلى = Al ‘Aliy

Artinya: Yang Maha Tinggi

37. الكبير = Al Kabiir

Artinya: Yang Maha Besar

38. الحفيظ = Al Hafizh

Artinya: Yang Maha Memelihara

39. المقيت = Al Muqiit

Artinya: Yang Maha Pemberi Kecukupan

40. الحسيب = Al Hasiib

Artinya: Yang Maha Membuat Perhitungan

41. الجليل = Al Jaliil

Artinya: Yang Maha Luhur

42. الكريم = Al Kariim

Artinya: Yang Maha Pemurah

43. الرقيب = Ar Raqiib

Artinya: Yang Maha Mengawasi

44. المجيب = Al Mujiib

Artinya: Yang Maha Mengabulkan

45. الواسع = Al Waasi’

Artinya: Yang Maha Luas

46. الحكيم = Al Hakim

Artinya: Yang Maha Bijaksana

47. الودود = Al Waduud

Artinya: Yang Maha Mengasihi

48. المجيد = Al Majiid

Artinya: Yang Maha Mulia

49. الباعث = Al Baa’its

Artinya: Yang Maha Membangkitkan

50. الشهيد = As Syahiid

Artinya: Yang Maha Menyaksikan

51. الحق = Al Haqq

Artinya: Yang Maha Benar

52. الوكيل = Al Wakiil

Artinya: Yang Maha Memelihara

53. القوى = Al Qawiyyu

Artinya: Yang Maha Kuat

54. المتين = Al Matiin

Artinya: Yang Maha Kokoh

55. الولى = Al Waliyy

Artinya: Yang Maha Melindungi

56. الحميد = Al Hamiid

Artinya: Yang Maha Terpuji

57. المحصى = Al Muhshii

Artinya: Yang Maha Mengalkulasi (menghitung segala sesuatu)

58. المبدئ = Al Mubdi’

Artinya: Yang Maha Memulai

59. المعيد = Al Mu’iid

Artinya: Yang Maha Mengembalikan Kehidupan

60. المحيى = Al Muhyii

Artinya: Yang Maha Menghidupkan

61. المميت = Al Mumiitu

Artinya: Yang Maha Mematikan

62. الحي = Al Hayyu

Artinya: Yang Maha Hidup

63. القيوم = Al Qayyuum

Artinya: Yang Maha Mandiri

64. الواجد = Al Waajid

Artinya: Yang Maha Penemu

65. الماجد = Al Maajid

Artinya: Yang Maha Mulia

66. الواحد = Al Wahid

Artinya: Yang Maha Tunggal

67. الاحد = Al Ahad

Artinya: Yang Maha Esa

68. الصمد = As Shamad

Artinya: Yang Maha Dibutuhkan (tempat meminta)

69. القادر = Al Qaadir

Artinya: Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan

70. المقتدر = Al Muqtadir

Artinya: Yang Maha Berkuasa

71. المقدم = Al Muqaddim

Artinya: Yang Maha Mendahulukan

72. المؤخر = Al Mu’akkhir

Artinya: Yang Maha Mengakhirkan

73. الأول = Al Awwal

Artinya: Yang Maha Awal

74. الأخر = Al Aakhir

Artinya: Yang Maha Akhir

75. الظاهر = Az Zhaahir

Artinya: Yang Maha Nyata

76. الباطن = Al Baathin

Artinya: Yang Maha Ghaib

77. الوالي = Al Waali

Artinya: Yang Maha Memerintah

78. المتعالي = Al Muta’aalii

Artinya: Yang Maha Tinggi

79. البر = Al Barru

Artinya: Yang Maha Penderma (maha pemberi kebajikan)

80. التواب = At Tawwaab

Artinya: Yang Maha Penerima Taubat

81. المنتقم = Al Muntaqim

Artinya: Yang Maha Pemberi Balasan

82. العفو = Al Afuww

Artinya: Yang Maha Pemaaf

83. الرؤوف = Ar Ra’uuf

Artinya: Yang Maha Pengasuh

84. مالك الملك = Malikul Mulk

Artinya: Yang Maha Penguasa Kerajaan (semesta)

85. ذو الجلال و الإكرام = Dzul Jalaali WalIkraam

Artinya: Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan

86. المقسط = Al Muqsith

Artinya: Yang Maha Pemberi Keadilan

87. الجامع = Al Jamii’

Artinya: Yang Maha Mengumpulkan

88. الغنى = Al Ghaniyy

Artinya: Yang Maha Kaya

89. المغنى = Al Mughnii

Artinya: Yang Maha Pemberi Kekayaan

90. المانع = Al Maani

Artinya: Yang Maha Mencegah

91. الضار = Ad Dhaar

Artinya: Yang Maha Penimpa Kemudharatan

92. النافع = An Nafii’

Artinya: Yang Maha Memberi Manfaat

93. النور = An Nuur

Artinya: Yang Maha Bercahaya (menerangi, memberi cahaya)

94. الهادئ = Al Haadii

Artinya: Yang Maha Pemberi Petunjuk

95. البديع = Al Badii’

Artinya: Yang Maha Pencipta Tiada Bandingannya

96. الباقي = Al Baaqii

Artinya: Yang Maha Kekal

97. الوارث = Al Waarits

Artinya: Yang Maha Pewaris

98. الرشيد = Ar Rasyiid

Artinya: Yang Maha Pandai

99. الصبور = As Shabuur

Artinya: Yang Maha Sabar

Implementasi Iman

Sebelumnya apa itu iman?

Iman dalam segi bahasa adalah percaya. Menurut Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin, Iman adalah pengakuan yang melahirkan sikap menerima dan tunduk.

Ada tiga aspek untuk menunjukkan bahwa seseorang itu beriman. Yaitu membenarkannya dalam hati, melafadzkannya dalam lisan dan mengamalkan dalam perbuatan.

Sebagaimana dijelaskan dalam Kitab At Tauhid li Shaff Ats Tsaani Al ‘Aali, hal. 9. Dalam kitab tersebut tertulis,

‘Iman itu berupa pembenaran hati’ artinya hati menerima semua ajaran yang dibawa oleh Rasul shallallahu ‘alahi wa sallam. ‘Pengakuan dengan lisan’ artinya mengucapkan dua kalimat syahadat ‘asyhadu an la ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rasulullah’. Sedangkan ‘perbuatan dengan anggota badan’ artinya amal hati yang berupa keyakinan-keyakinan dan beramal dengan anggota badan yang lainnya dengan melakukan ibadah-ibadah sesuai dengan kemampuannya.

Sebagaimana yang kamu ketahui bahwa dalam Islam terdapat rukun iman.

Berapa jumlahnya?

Jumlahnya ada enam. Diantara rukun iman tersebut adalah:

  1. Iman Kepada Allah
  2. Iman Kepada Malaikat
  3. Iman Kepada Kitab Suci
  4. Iman Kepada Rasul
  5. Iman Kepada Hari Akhir
  6. Iman Kepada Qadha dan Qaadar

Membaca asmaul husna merupakan implementasi atau pembuktian dari salah satu rukun iman.

Iman kepada siapa?

Iman yang paling pertama yaitu iman kepada Allah. Tidak hanya membaca tetapi juga menghafalkan, memahami dan mengamalkan asmaul husna.

Menurut pendapat beberapa ulama, menghafalkan serta mengamalkan asmaul husna akan mengantarkan sesosok insan masuk ke surga.

Begitupula dalam kesehariannya di dunia juga akan dilindungi dari segala macam kemaksiatan.

Contohnya, ketika manusia memaknai sifat Allah yaitu as-samii (maha mendengar) maka ia selama hidup di dunia hanya akan mendengar yang baik-baik saja.

Kewajiban Mengenal Asmaul Husna

Ada pepatah mengatakan bahwa tak kenal maka tak sayang. Ketika kita tidak mengenal seseorang maka kemungkinan kita untuk lebih dekat dengannya juga akan sangat kecil.

Begitupula dalam asmaul husna. Inilah sarana kita untuk mengenal lebih dekat kepada Allah SWT. Melalui nama-namanya yang agung dan mulia.

Harapan utama ketika kita mengenal nama-nama Allah tersebut maka semakin dekat kita kepada Allah SWT. Dengan demikian kita akan lebih terarah dalam hidup.

Karena seseorang yang merasakan kedekatan dengan Allah SWT maka ia akan merasakan bahwa Allah sedang mengawasinya. Maka ketika ia hendak melakukan dosa pastinya ia akan berpikir panjang bahkan langsung menepiskan niat untuk melakukan dosa tersebut.

Inilah yang disebut dengan Ihsan. Ihsan adalah seseorang yang menyembah Allah seolah-olah ia melihat-Nya, dan jika ia tidak mampu membayangkan melihat-Nya, maka orang tersebut membayangkan bahwa sesungguhnya Allah melihat perbuatannya.

Selain itu, dengan mengenal Allah melalui nama-namanya maka kita akan semakin yakin bahwa Allah terhindar dari sifat kekurangan.

Melalui asmaul husna Allah menunjukkan kesempurnaan, keindahan, keagungan dan kemahabesarannya.

Dengan demikian kita akan lebih paham bahwa hanya Allah tempat satu-satunya untuk berlindung dan meminta atas segala permohonan. Dan manusia hanyalah makhluk yang lemah dan tidak ada daya kecuali dengan pertolongan Allah.

Itulah mengapa ada dzikir hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nasir

Baca Juga: Hasbunallah wanikmal wakil (Arab, Latin, Makna dan Kedahsyatannya)

(Cukuplahh Allah sebagai penolong kami dan Allah adalah sebaik-baiknya tempat berlindung)

Allah SWT berfirman dalam QS. Thaha ayat 8, yaitu:

اَللّٰہُ لَاۤ اِلٰہَ اِلَّا ہُوَ ؕ لَہُ الۡاَسۡمَآءُ الۡحُسۡنٰی

Bacaan latinnya adalah sebagai berikut:

“Allahu Laa Ilaaha Illaa huwa Lahul Asmaaul Husna”

Adapun terjemahannya berbunyi,

Tidak ada Tuhan Melainkan Allah. Dialah Allah yang memiliki Asmaul Husna atau nama-nama yang terbaik.” 

asmaul husna
sumber: google.com

Fadillah Asmaul Husna

Ada banyak manfaat dan keutamaan ketika manusia mampu menghafal dan yang paling penting mengamalkan asmaul husna.

Salah satunya adalah sebagai media mengantarkan manusia menuju surga Allah SWT. Sebagaimana sabda Nabi SAW,

“Sesunguhnya Allah mempunyai 99 nama, seratus kurang satu, siapa yang menjaganya maka dia akan masuk surga.” (HR. Bukhari dan Ahmad).

Kemudian fadillah mengamalkan asmaul husna adalah terbukanya pintu rezeki.

Betul bahwa setiap manusia sudah tercatat rezekinya masing-masing. Tetapi untuk mempercepat datangnya rezeki tersebut diperlukan ikhtiar.

Beberapa ikhtiar yang dilakukan adalah shalat dhuha, sedekah dan berzikir asmaul husna yaitu al-mughni dan al-ghaniyyu.

Baca Juga: Bacaan Doa Qunut Setelah Shubuh

Kesimpulan

Demikianlah hal-hal penting yang perlu diketahui terkait dengan asmaul husna.

Memaknai dan mengamalkan nama-nama Allah yang mulia ini akan menjadikan seorang muslim lebih waspada dalam melakukan aktivitasnya di dunia.

Ini juga akan menjadi media bagi seorang muslim untuk semakin dekat kepada sang pencipta.

Jika kamu tertarik dengan konten keislaman seperti, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.