Bacaan Sholat : Panduan Lengkap untuk Sholat Wajib

0
1133689
bacaan sholat

Sholat adalah amalan yang pertama kali akan dihisab. Ini adalah amalan yang sangat penting dan paling utama untuk dikerjakan.

Dalam rukun Islam, sholat adalah amalan di dalam rukun Islam yaitu rukun Islam kedua. Amalan ini wajib dikerjakan bagi seorang muslim yang sudah baligh dan berakal.

Meskipun bila ada yang belum baligh tetapi sudah mulai berakal maka sudah diwajibkan untuk sholat. Ada 5 sholat yang wajib untuk dijalankan yaitu shubuh, dzuhur, ashar, maghrib dan isya.

Dalil atas perintah sholat yang sudah disesuaikan pada waktunya terdapat pada QS. An-Nisa ayat 103, yaitu

اِنَّ الصَّلٰوۃَ کَانَتۡ عَلَی الۡمُؤۡمِنِیۡنَ کِتٰبًا مَّوۡقُوۡتًا

yang artinya,

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”.

Bila kamu dengan sengaja meninggalkan amalan ini maka dosanya adalah dosa besar. Bahkan Allah sudah menegaskan bahwa perbedaan antar orang muslim dan kafir adalah dilihat dari sholatnya.

Namun, sholat kamu akan sia-sia bila tidak mengetahui bacaan sholat. Nah, daripada pusing, yuk bahas lebih dalam tentang bacaan sholat.

Bacaan Sholat: Niat

Setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya. Sehingga niat menjadi hal yang wajib untuk dilakukan sebelum melakukan sebuah amalan. Termasuk dalam sholat, terlepas tentang fiqh apakah niat tersebut diungkapkan ataupun cukup dalam hati.

Berikut adalah salah satu contoh niat sholat yaitu sholat shubuh

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Usholli Fardlon Shubhi Rok’ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillahi ta’aala

Artinya adalah sebagai berikut,

Aku niat melakukan sholat fardu subuh 2 rakaat, sambil menghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta’ala

Adapun untuk niat sholat yang lain. Jenis sholat pada lafadz niat tersebut diganti dengan sholat yang dimaksud begitupun dengan jumlah raka’atnya. Misal, kalau dzuhur jadi dzuhri arba’a raka’atim. Kalau Maghrib jadi maghribi tsalaatsa raka’aatim dan begitu seterusnya.

Baca Juga: Niat Puasa Ramadhan sebelum Shubuh yang Perlu Kamu Ketahui

Bacaan Takbir dan Iftitah

Kemudian setelah melafadzkan niat, tahap selanjutnya adalah dengan melakukan takbiratul ihram dengan melafadzkan takbir yaitu “allahu akbar”

Pembacaan takbir dilakukan dalam setiap gerakan sholat kecuali saat i’tidal. Kemudian setelah takbiratul ihram masuk kepada doa iftitah.

Ada beberapa lafadz doa iftitah yang bisa kamu simak di sini.

Bacaan Sholat saat I’tidal

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa bacaan sholat ketika i’tidal berbeda dengan bacaan sholat lainnya. Bila yang lain melafadzkan takbir maka i’tidal melafadzkan bacaan yang lain.

Berikut adalah bacaan lafadz i’tidal

SAMI’ALLOOHU LIMAN HAMIDAH

Kemudian dilanjutkan dengan membaca doa,

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَىْءٍ بَعْدُ

“Rabbanaa Lakal Hamdu Mil’us Samaawati Wa Mil’ul Ardhi Wa Mil ‘Umaasyi’ta Min Syai’in Ba’du.”

Rukuk dan Sujud

Bacaan ketika rukuk dan sujud memiliki lafadz yang hampir mirip.

Lafadz ketika rukuk adalah sebagai berikut,

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ

“Subhaana robbiyal ‘adhiimi wabihamdih.”

Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahaagung dan segala puji bagi-Nya.”

Adapun untuk bacaan sujud adalah sebagai berikut,

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

“Subhaana robbiyal ‘a’la wabihamdih”

Artinya, “Mahasuci Tuhanku yang Mahatinggi dan segala puji bagi-Nya.

Baca Juga: Sholat Hajat (Tatacara, Bacaan dan Keutamaan yang Penting Diketahui)