BI Rate : Pengertian, fungsi dan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate

0
1759
BI Rate

BI Rate, sebuah kalimat yang mungkin tidak asing lagi bagi mereka yang berkecimpuh atau biasa bermain pada dunia perkreditan.

Iseng-iseng munculah sebuah percakapan antara dua orang yang hendak beli rumah, sebut saja namanya Tiko dan Ciba.

“Ko, lu kok gak KPR rumah kan BI Ratenya lagi turun”, “

oh ya cib? btw BI Rate apaan?”

Nah, apakah kamu juga sama seperti Tiko? Kalau iya maka kamu telah berada di artikel yang tepat.

Dalam artikel kali ini kita akan bahas lebih tuntas tentang BI Rate. Tidak cuma itu,kita juga akan bahas tentang fungsinya dan perbedaannya dengan BI 7 day (Reserve) Repo Rate

Yuk simak artikelnya sampai tuntas.

Baca Juga: Bursa Efek Indonesia (Pengertian, Fungsi dan Sejarah)

Pengertian

Sebagaimana yang ditanyakan Tiko dan mungkin jadi pertanyaan kamu juga.

Apa sih itu BI Rate?

Kata BI sendiri merupakan singkatan dari Bank Indonesia. Kemudian, rate memiliki arti yaitu nilai.

Jadi, BI Rate adalah sebuah kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia untuk menilai suku bunga yang mana menyangkut kepada kebijakan moneter yang akan diterapkan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Nilainya ditentukan oleh para pejabat yang memangku posisi dewan gubernur Bank Indonesia. Rapat ini dilakukan biasanya sebulan sekali.

Penentuan kebijakan tersebut didasarkan pada kondisi perekonomian di Indonesia serta kondisi ekonomi dalam ruang lingkup global.

Salah satu faktor yang menentukan nilainya adalah inflasi.

Baca Juga:

BI Rate
sumber: google.com

Fungsi

Nah, sekarang kita lanjut tentang fungsinya. Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa faktor penentu BI Rate adalah inflasi.

Apa itu inflasi?

Inflasi adalah kenaikan harga-harga secara umum dalam sebuah periode. Kondisi ini dipengaruhi oleh banyaknya uang yang beredar di masyarakat, jumlah produksi yang berkurang, dan permintaan masyarakat yang meningkat.

Hubungan antara BI rate dengan inflasi adalah bahwa ketika inflasi naik maka BI Rate juga akan ikut naik. Begitupun sebaliknya jikalau inflasi turun maka rate dari Bank Indonesia juga akan turun.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Karena ketika inflasi sedang tinggi maka untuk menekan laju uang beredar adalah dengan menaikkan suku bunga.

Dengan begitu orang akan cenderung memilih untuk menabung daripada melakukan aktivitas konsumsi. Lalu, ketika inflasi sedang turun, maka suku bunga juga ikut diturunkan agar orang cenderung melakukan konsumsi sehingga

Dampaknya apa?

Dampaknya terjadi pada pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

Seperti halnya yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa ketika inflasi turun artinya ekonomi sedang lesu. Untuk menaikkan perekonomian maka BI Rate diturunkan. Agar semua orang melakukan konsumsi sehingga uang berputar dan perekonomian tumbuh.

Adapun ketika inflasi sedang naik maka ia dinaikkan agar uang tidak terus-terusan berputar dan supply menjadi teratur. Sehingga harga tidak naik terlampau tinggi.

Dengan kasus demikian, maka diharapkan pemerintah dapat mengendalikan laju inflasi dengan BI Rate agar perekonomian di Indonesia tetap stabil.

Baca Juga: Segala Hal tentang Dunia Investasi untuk Pemula

BI Rate
Sumber: google.com

BI 7 Day (Reverse) Repo Rate

Jangan berharap ketika BI rate diturunkan maka inflasi akan ikut langsung turun. Tidak semudah itu. Karena meskipun ia diturunkan, pihak bank ada yang tetap menahan uangnya untuk tidak disalurkan ke masyarakat.

Hal ini dikarenakan adanya kebijakan dan strategi usaha tersendiri dari pihak bank.

Dampaknya, sebuah pertumbuhan ekonomi yang sudah direncanakan oleh pemerintah tidak lantas terwujud dalam waktu singkat.

Untuk mengatasi permasalah tersebut maka dikeluarkanlah BI 7 Day (Reverse) Repo Rate. Melalui kebijakan ini, bank sudah tidak perlu lagi menunggu hingga setahun untuk menarik kembali dana yang disimpan di Bank Indonesia.

Cukup dalam waktu 7 hari dan kelipatannya (14 hari, 21 hari,dst), Bank sudah bisa menarik uang tersebut beserta bunga terbaru yang ditetapkan pada saat penarikan uang.

Baca Juga: 6 Cara Membuat Website yang Menghasilkan Uang

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan tentang BI Rate yang perlu kamu ketahui. Semoga penjelasan ini dapat menambah pemahaman dan wawasan tentang dunia keuangan.

Jika kamu tertarik dengan konten keuangan seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Keuangan. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.