Bursa Efek Indonesia : Pengertian, Fungsi, dan Sejarah BEI/IDX

0
5800
Bursa Efek Indonesia

Bagi kamu yang gemar melakukan investasi saham atau tertarik dalam dunia investasi pasti tidak asing mendengar lembaga Bursa Efek Indonesia.

Investasi saham memang sangat menarik. Ia memang memiliki risiko yang tinggi, tetapi return yang dapat dihasilkan juga tidak kalah menggiurkan. Hal ini sejalan dengan prinsip investasi yaitu high risk high return.

Baca Juga: Panduan Investasi Saham untuk Pemula

Salah satu sarana untuk bisa mendapatkan investasi saham adalah melalui Bursa Efek Indonesia. Pada artikel kali ini kita akan bahas lebih lengkap tentang Bursa Efek Indonesia.

Bursa Efek Indonesia
sumber: google.com

Pengertian

Bursa Efek Indonesia adalah lembaga yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem juga sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli Efek pihak-pihak lain dengan tujuan memperdagangkan Efek di antara mereka.

Di dalam sebuah mekanisme pasar modal terdapat dua sistem pembelian saham yaitu melalui pasar perdana dan pasar sekunder.

Pasar perdana adalah pasar yang mana saham diperdagangkan untuk pertama kalinya. Jadi, perusahaan ketika Initial Public Offering (IPO) langsung menawarkan saham tersebut kepada bursa efek indonesia.

Pasar sekunder adalah pasar yang merupakan kelanjutan dari pasar perdana. Semua transaksi pada pasar sekunder dilaksanakan di Bursa Efek Indonesia.

Sehingga perusahaan yang hendak menawarkan sahamnya pada pasar sekunder harus terdaftar sebagai anggota dari BEI.

Sejarah

Bia menyimak sejarah, pasar modal di Indonesia sebenarnya sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. Tepatnya pada tahun 1912 pada masa kolonial Belanda lokasinya di Batavia.

Pendirinya saat itu adalah pemerintahan Hindia Belanda. Saat itu penggunaan pasar modal hanya diperuntukkan untuk kepentingan pemerintah kolonial atau VOC.

Kemudian terjadi kevakuman diakibatkan beberapa hal diantaranya, adanya perang dunia I dan II, perpindahan kekuasaan ke pemerintahan Republik Indonesia dan berbagai kondisi lainnya.

Pada tahun 1977, pasar modal diaktifkan kembali oleh pemerintah Republik Indonesia. Saat itu yang meresmikan adalah Presiden Soeharto dengan nama Bursa Efek Jakarta.

Saat itu perusahaan yang pertama kali melakukan IPO adalah PT. Semen Cibinong.

Lalu, pada tanggal 16 Juni 1989 lahir Bursa Efek Surabaya dan dikelola oleh perusahaan swasta yaitu PT. Bursa Efek Surabaya.

Kemudian pada 30 November 2007 kedua bursa tersebut bergabung dan mengubah nama menjadi Bursa Efek Indonesia.

Baca Juga: Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan Layanannya

Bursa Efek Indonesia
sumber: google.com

Fungsi

Berdasarkan Undang-Undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal.

Definisi pasar modal adalah “kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan perdagangan Efek, Perusahaan Publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek”.

Sehingga segala kegiatan yang menyangkut tentang saham dan segala turunannya diatur oleh Bursa Efek Indonesia.

Beberapa instrumen keuangan di pasar modal diantaranya:

  1. Saham
  2. Surat Utang (obligasi)
  3. Reksadana
  4. Exchange Traded Fund (ETF)
  5. Derivatif

Pasar Modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal menjalankan dua fungsi:

Pertama, pasar modal sebagai sarana bagi pendanaan usaha atau sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dari masyarakat pemodal (investor).

Dana yang diperoleh dari pasar modal dapat digunakan untuk pengembangan usaha, ekspansi, penambahan modal kerja dan lain-lain,

Kedua, pasar modal menjadi sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi pada instrument keuangan seperti saham, obligasi, reksa dana, dan lain-lain.

Dengan demikian, masyarakat dapat menempatkan dana yang dimilikinya sesuai dengan karakteristik keuntungan dan risiko masing-masing instrument.

Baca Juga: Konsep tentang Pasar Modal Syariah dan Saham Syariah

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan tentang Bursa Efek Indonesia yang perlu kamu ketahui. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan kamu tentang pasar modal.

Jika kamu tertarik dengan konten bisnis seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Bisnis. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.