Panduan Membuat Copywriting yang Gurih dan Menjual

0
180
copywriting

Salah satu ilmu yang perlu dipelajari oleh seorang pebisnis online adalah ilmu copywriting. Visual boleh bagus, promosi boleh jor-joran, iklan boleh aja besar-besaran tapi kalau copywritingnya berantakan maka semua itu akan sia-sia.

Sebagai seorang pebisnis online, kamu tidak hanya perlu memastikan bahwa produk yang dijual bagus. Tapi pastikan juga bahwa ada alasan yang kuat bagi calon pembeli untuk membeli produk yang kamu jual.

Itulah mengapa ilmu copywriting menjadi sangat penting untuk dipelajari.

Apa itu copywriting?

Sederhananya, ini adalah ilmu kata-kata yang memberikan daya tarik kepada calon pembeli untuk membeli produk yang dijual.

Banyak pebisnis online untuk meningkatkan penjualannya ia mengandalkan bonus. Bahkan diantara para pebisnis tersebut saling banyak-banyakan bonus yang ditawarkan.

Padahal bonus hanyalah salah satu trigger untuk membuat produkmu laku terjual. Yang paling adalah bagaimana kamu menyampaikan kepada calon konsumen bahwa mereka layak untuk membeli produk yang kamu jual.

Disinilah perlunya menggunakan copywriting.

Lalu, bagaimana panduan untuk membuat copywriting yang menjual? Akan dibahas pada artikel ini.

Baca Juga: Caption IG beserta fungsi dan contohnya!

Copywriting
sumber: google.com

Mindset

Pembahasan akan diawali tentang mindset yang harus dimiliki ketika kamu ingin membuat copywriting.

Mindset apa saja yang diperlukan?

Pertama, pastikan bahwa yang kamu jual bukan produk tetapi solusi.

Kalau kamu hanya fokus pada produk yang akan dijual maka kamu akan banyak bicara soal merk, jenis, spesifikasi dan sebagainya.

Lain halnya kalau kamu fokus pada solusi, maka kamu akan bercerita tentang masalah yang dihadapi oleh calon konsumenmu dan bagaimana produkmu mengatasi masalah tersebut.

Kedua, buatlah copywriting yang membuat audience merasakan bahwa kamu juga merasakan apa yang mereka rasakan. Ini terkait dengan harapan, frustasi, keinginan, halangan dan masalah.

Ketiga, jangkau dan ungkap sisi emosional calon pembeli/audience. Dengan meraih sisi emosional calon pembeli maka produkmu akan mudah terjual.

Itulah tiga mindset yang harus dimiliki ketika mempersiapkan copywriting. Selanjutnya kita akan membahas tentang elemen-elemennya. Namun, sebelum masuk ke sana ada lima hal yang perlu kamu pastikan agar pembuatan copywritingmu bisa tepat dan mutakhir.

A. Tentukan siapa market kamu!

B. Apa frustasi terbesar yang mereka miliki?

C. Apa impian terbesar mereka?

D. Apa kebutuhan mereka?

E. Apa keinginan mereka?

F. Apa Masalah mereka yang bisa diselesaikan dengan hadirnya produk kamu?

Baca Juga: 5 Contoh Strategi Pemasaran yang Efisien dan Ampuh

copywriting
sumber: unsplash.com

Elemen Copywriting

Dalam ilmu yang disampaikan oleh Dewa Eka Prayoga, ada 8 elemen atau anatomi dalam copywriting yang bisa memicu terjadinya closing.

Apa saja elemen tersebut?

1. Headline

Ini adalah elemen yang paling penting dalam copywriting. Karena elemen ini yang akan pertama kali dilihat oleh calon pembelimu.

Dewa Eka Prayoga atau akrab dipanggil kang Dewa menyebutnya dengan Iklannya iklan kamu. Headline yang powerful memiliki potensi penjualan yang juga tinggi.

Dalam membuat headline jangan sampai mereka berpikir tiga hal:

A. Siapa peduli?

B. Emangnya kenapa?

C. Apa untungnya buat saya?

Tips buat kamu ketika menulis headline yaitu menggunakan angka, beritahu urgensi, hilangkan hambatan, tulis nama orang terkenal, dan tunjukkan tiga keuntungan sekaligus.

Beberapa contoh headline:

Bagaimana Anda bisa menurunkan berat badan 7-8 kg dalam satu minggu dan tidak lapar”

Satu teknik sederhana yang selalu dilakukan Top Salesman Dunia”

Untuk pria yang ingin berhenti bekerja suatu hari nanti”

Kalau Deddy Corbuzier saja mencobanya, mengapa kamu tidak?

2. Penawaran

Setelah menuliskan headline, selanjutnya pada body copywriting di awal berikan penawaran yang menarik.

Cara menyampaikan penawaran terdiri dari tiga hal:

A. Pengantar (intro). Kamu bisa mulai pengantar dengan story produk kamu. Mengapa mereka harus membeli produk kamu.

Sampaikan masalah-masalah apa saja yang terjadi dan kemudian dirasakan oleh calon pembeli produkmu yang bisa diselesaikan dengan produkmu.

B. Deskripsi produk.

C. Daftar manfaat.

3. Alasan

Alasan yang paling sering membuat iklan gagal adalah bahwa pengiklan lupa menjelaskan mengapa khalayak harus membeli.

Berikut contoh frasa alasan yang bisa kamu gunakan sebagai bahan copywriting-mu:

A. 7 Alasan kenapa Anda harus beli……

B. Mengapa produk ini wajib Anda miliki….

C. Kenapa ini penting untuk Anda coba…

Baca Juga: Strategi Instagram Marketing untuk Meningkatkan Omsetmu

4. Bonus

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa bonus menjadi salah satu trigger yang akan membuat calon pembeli tertarik untuk membeli produkmu.

Berikan bonus yang relevan, berkualitas dan memiliki nilai/harga.

5. Testimoni

Testimoni akan memperkuat kepercayaan calon pembeli terhadap produk yang kamu jual. Banyak orang ketika ingin membeli produk akan melihat review dari produk tersebut. Karena biasanya omongan netizen memiliki pengaruh yang kuat.

Itulah mengapa kamu penting untuk mencantumkan testimoni dalam penulisan copywriting.

6. Garansi

Ketika kamu membeli produk berupa elektronik biasanya kamu akan mempertanyakan, “ada garansinya gak?” , “garansinya berapa lama?”. Garansi penting ditanyakan agar pembeli merasa aman dengan produk yang ia beli.

Tiga fungsi garansi, diantaranya: mengunci risiko pembeli, mengatasi frustasi pembeli dan alasan terkuat mereka bertransaksi denganmu.

7. Call to Action

Jika call to action yang kamu berikan lemah, maka orang-orang hanya menikmati tulisan demi tulisan yang kamu sajikan, tapi mereka tidak akan membelinya. Untuk itu kalimat call to action perlu dituliskan.

Contoh kalimat call to action:

A. Apa lagi yang anda tunggu? Telepon sekarang juga.

B. Dapatkan katalog gratis kami. Hubungi……

C. Bergabunglah dengan seribu konsumen yang puas lainnya hari ini juga!

D. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi…..

E. Ini adalah keputusan yang menguntungkan untuk diambil!

8. N.B

N.B alias notabene adalah catatan yang perlu diperhatikan. Biasanya ditulis di akhir copywriting.

Dalam copywriting, N.B berisi diantaranya:

A. Scarcity

B. Social Proof

C. Urgency

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan copywriting yang perlu kamu ketahui. Yang perlu diperhatikan adalah bahwa copywriting akan berbeda-beda bahasanya di setiap platform atau media sosial. Kamu tinggal menentukan copywriting yang tepat sesuai platform yang kamu gunakan.

Jika kamu tertarik dengan konten bisnis seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Bisnis. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here