Fakta Menarik! Data Pertumbuhan Bisnis Ritel di Indonesia

0
5349
Data Pertumbuhan Bisnis Ritel di indonesia

Menarik bila bicara tentang bisnis ritel. Apalagi terkait dengan data pertumbuhan bisnis ritel di Indonesia.

Namun, sebelum berbicara soal data mari dibahas dulu apa itu bisnis ritel.

Bisnis ritel adalah sebuah bisnis yang menjualkan secara langsung kepada end user (konsumen) sebuah produk secara eceran yang langsung bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhannya, bukan sebagai bahan untuk dijadikan barang baru atau untuk dijual kembali.

Bisnis ritel dapat ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Semisal ketika kamu sedang berbelanja kamu pasti menjumpai toko-toko yang menyediakan kebutuhan sehari-hari yang dijual secara eceran atau satuan. Nah, itulah bisnis ritel.

Masuk ke era digital saat ini, bagaimanakah nasib bisnis ritel di Indonesia.

Pada artikel kali ini akan dibahas data pertumbuhan bisnis ritel di Indonesia. Apakah kabar baik ataukah kabar buruk? Yuk disimak.

Baca Juga: Panduan Lengkap Bisnis Online untuk Indonesia

Data Pertumbuhan Bisnis Ritel di Indonesia

Data Pertumbuhan Bisnis Ritel di Indonesia

Nampaknya ini adalah kabar baik buat kalian yang ingin mencoba untuk berbisnis ritel. Pasalnya per tahun 2019 bisnis ritel ditaksir mencapai 10% atau senilai Rp256 triliiun. Hal ini diungkapkan oleh Tutum Rahanta selaku Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel di Indonesia (APRINDO). Ia mengatakan bahwa ia optimis bisnis ritel dapat mencapai pertumbuhan 10% meskipun pada tahun 2017 bisnis ritel hanya mampu mencapai pertumbuhan 3,7%.

Meskipun begitu, bisnis ritel dari 3 tahun sebelumnya yaitu tahun 2016, 2017 dan 2018 selalu menunjukkan trend yang positif.

Pada tahun 2016 bisnis ritel mencapai angka Rp205 triliun. Kemudian tahun 2017 bisnis ritel tubuh mencapai nilai Rp212 triliun dan terakhir pada tahun 2018 pertumbuhan bisnis ritel mencapai angka Rp233 triliun. Bahkan pertumbuhan 2017 ke 2018 jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2016 ke tahun 2017. Ini bisa menjadi sinyal positif untuk pertumbuhan bisnis ritel pada tahun 2019.

Baca Juga: Bisnis Online tanpa Modal dan Terbukti Untung

Solihin Putera yang merupakan Corporate Affair salah satu pelaku bisnis ritel terbesar yaitu Alfamart yang berada di bawah PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk menyebutkan bahwa ia juga optimis terkait pertumbuhan bisnis ritel ini. Ia menjabarkan berdasarkan data keuangan Alfamart tercantum omset yang tumbuh 8,77% dari Rp45,60 triliun pada kuartal II tahun 2018 hingga Rp49,60 pada kuartal III tahun 2018.

Kendala Bisnis Ritel di Indonesia

Data Pertumbuhan Bisnis Ritel di Indonesia

Meskipun begitu, perlu diwaspadai karena adanya pergeseran gaya belanja masyarakat yang lebih memilih menggunakan platform penjualan elektronik ( E-commerce ). Hal ini bisa berakibat pada turunnya pertumbuhan bisnis ritel modern khususnya pada bidang Fast Moving Consumer Goods (FMCG).

Apa itu FMCG? FMCG adalah sebuah produk yang dapat terjual dengan cepat yang memiliki harga relatif murah, dan biasanya merupakan kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Inilah Bisnis Online Syariah dan Contohnya

Kesimpulan

Kendati demikian, kendala terkait dengan pergeseran behaviour konsumen tidak mematikan semangat Roy N. Mandey selaku ketua APRINDO yang tetap kukuh dengan optimismenya terkait pertumbuhan bisnis ritel yang bisa mencapai 10%.

Untuk itu, Tjahya Widayanti selaku Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri menyebutkan perlu ada strategi khusus untuk menggenjot penjualan pada bisnis ritel. Hal yang ia tawarkan adalah dengan mengembangkan strategi omnichannel.

Jadi, apakah kamu akan memutuskan untuk berbisnis ritel?

Jika kamu tertarik dengan konten bisnis seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Bisnis. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.