Digital marketing dan Industri Halal di Indonesia, Berserta Contohnya

0
138

Untuk kamu para penggiat bisnis, pasti kata digital marketing sudah tidak asing lagi di telinga kamu. Didunia yang serba digital ini, tidak mungkin bisnis bisa lepas dengan pemanfaat digitalisasi pemasaran. Kemudian apa pertanyaan selanjutnya adalah apa pengaruh digital marketing terhadap industri halal di Indonesia ?

Mungkin kita balik sedikit ke defisini, apa itu digital marketing ? begitu banyak definisi digital marketing tapi kita bisa melihat dari sisi yang konkret. Digital marketing adalah segala upaya yang dilakukan oleh seorang pemasar/pebisnis untuk dapat mendapatkan konsumen baru atau mempertahankan pelanggannya menggunakan teknologi digital.

Kemudian apa saja upaya yang dimaksud ? setidaknya ada beberapa cabang dari digital marketing yang banyak digunakan para pengusaha online, pada daftar ini saya akan memberikan pula “best practice” yang dilakukan para pelaku bisnis halal di Indoneia.

1. Content Marketing

“Konten adalah raja” anda mungkin pernah mendengarnya. Sejatinya cakupan content marketing sangat luas dan berpotongan dengan bagian lainnya dari digital marketing karena pada akhirnya semua akan kembali ke konten. Konten yang dimaksud memiliki banyak bentuk, entah cerita, tutorial, tips, konten edukasi, humor, dan sejenisnya.

Contoh best practicenya seperti apa ? tentu saja tergantu masing masing media yang digunakan, entah sosial media, blog, newsletter, dan sejenisnya. karena content marketing bersifat general, contoh konkretnya bisa kamu lihat di bagian selanjutnya.

2. Social Media Marketing

Mungkin bentuk digital marketing ini yang paling sering kita temui, sepertinya tidak membuka sosial media sehari saja seperti ada yang kurang pada hidup kita. Tentu saja kebiasaan masyarakat yang aktif di sosial media ini di manfaatkan oleh para pelaku usaha di industri halal ini untuk mendapatkan konsumen.

Sosial media yang dimaksud termasuk instagram, facebook, twitter, youtube, dan lainnya. Tujuannya agar brand dapat berkomunikasi langsung terhadap target pasar mereka atau mempertahankan hubungan dengan pelanggannya.

Salah satu contoh dari brand yang menggunakan sosial media dengan baik adalah heaven_lights yang menjual produk fashion untuk muslimah. Mereka memiliki 1.2 juta follower dan mendapatkan centang biru dari instagram. Konten yang dibuat selain tentang produk tapi juga review dari penggunanya (via stories)

3. Influencer Marketing

Kalau kita sering menggunakan sosial media, tentu saja tidak akan asing dengan influencer marketing. Influencer marketing dapat di sempitkan dengan aktivitas yang menggunakan selebritas ataupun orang yang memiliki audience yang dianggap cukup besar untuk memasarkan suatu produk atau brand.

Hampir semua brand yang memiliki dana cukup pasti menggunakan para influencer untuk mengembangkan brand awareness atapun transaksi dari produknya, entah itu jualan makanan, fashion atau jasa seperti umroh.

Contoh yang paling mudah kita lihat tentu saja dari industri fashion, ada begitu banyak influencer yang siap menjadi perpanjangan lidah produk dan brand kamu. Contoh brand yang menggunakan influencer marketing dengan baik adalah hijabneuta, dia bekerjasama dengan dwihanda (seorang selebgram dengan 1.1 Mio Follower). Dwihanda tidak hanya mempromosikan, tapi Dwihanda juga terlibat dalam proses pembuatan produknya.

4. Video Marketing

Video adalah tipe konten yang paling efektif didalam menyampaikan pesan, didalamnya ada visual, audio dan cerita yang mengalir. Tentu saja saat ini banyak pebisnis di industri halal yang menggunakan video menjadi media komunikasi dan promosi. Mulai dari video tentang bahan hikab, makanan halal hingga halal tourism.

Apakah video marketing artinya youtube? bisa dibilang youtube bagian dari video marketing, namun video marketing lebih luas dari youtube. Youtube adalah salah satu media untuk mempublikasikan video yang telah dibuat oleh brand.

Contoh dari brand yang efektif menggunakan video marketing dengan efektif adalah Hijuo. Dimana mereka membuat series tentang tutorial hijab. konten yang dibuat adalah konten yang banyak dicari oleh audiencenya dan mereka bekerjasama dengan influencer untuk meningkatkan efektivitas video. Bahkan terdapat 1 video yang menyentuh 4.3 juta.

5. Search Engine Optimization

Apakah kamu datang ke website ini dari Google ? kalau iya, kamu sendiri sudah mengetahui apa manfaat dari search engine optimization. Salah satu bentuk dari SEO adalah membuat tulisan yang ramah dengan search engine dan berdasarkan keyword yang banyak dicari di search engine.

Apa kah SEO sebatas membuat konten di blog saja ? tentu tidak. SEO itu sangat dipengaruhi oleh algoritma Google, sehingga sebagai pebisnis/marketer kamu harus memahami bagaimana cara search engine Google bekerja dan melakukan optimasi diberbagai macam aspek.

Brand yang menggunakan SEO salah satunya adalah pergiumroh, jika kita mencari kata kata yang berkaitan dengan umroh kita akan sering menemukan website tersebut berada di posisi atas. Posisi diatas tentu saja adalah tujuan dari semua pelaku usaha di industri halal yang sudah go digital dari segi SEO.

6. Cost-per-click Ad

Ketika kamu sedang bersosial media, mencari sesuatu di google, browsing sebuah website pernah melihat sebuah iklan ? yap iklan itu biasanya di sebut iklan CPC, maksudnya adalah sang pemasang iklan akan membayar setiap kamu klik iklan tersebut.

Dua pemain iklan digital yang paling besar di dunia tidak lain dan tidak bukan adalah Google dan Facebook. Kamu bisa beriklan di 90% lebih website yang ada di Google ataupun menjangkau miliaran orang dengan 2 platform milik mereka yaitu Facebook Ads dan Google Ads.

Kedua alat ini memiliki banyak fungsi, mulai meningkatkan brandawareness hingga meningkatkan penjualan, semuanya bisa kamu pilih di dashboard yang mereka sediakan tergantung kebutuhanmu.

Brand di industri halal yang memanfaatkannya dengan baik menurut saya adalah Tokopedia Salam, mereka sebagai perusahaan unicorn tentu saja memiliki sumber daya manusia yang bisa menggunakan alat ini dengan efektif, beberapa screenshoot dari iklan yang pernah saya dapatkan.


6 list diatas belum menggambarkan digital marketing industri halal secara keseluruhan, masih banyak bagian dari digital marketing yang dijelaskan. Setidaknya disini kamu bisa memahami bahwa untuk bisa mengembangkan usaha di era digital, maka solusi yang perlu dilakukan juga bersifat digital.

Selamat mendalami digital marketing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here