Dunia Investasi

Sebelum memulai sesuatu, maka kamu harus pelajari dulu sesuatu tersebut agar kamu tidak tersesat dalam melakukannya. Gampangnya, ilmu dulu sebelum amal. Begitupun ketika kamu ingin terjun dalam dunia investasi.

Investasi memang sedang banyak digandrungi oleh banyak kalangan terutama generasi milenial. Berbagai macam instrumen investasi muncul, mulai dari investasi yang umum yaitu saham, emas, dan reksadana hingga investasi yang dimunculkan oleh para pegiat startup yang terjun di dunia fintech seperti p2p lending, platform pembiayaan syariah, hingga crowdfunding.

Nah, sebelum kamu memutuskan untuk berinvestasi ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui dalam dunia investasi. Apa saja hal tersebut?

Baca Juga: Panduan Lengkap Investasi Tahun 2019

Dunia Investasi

Pengertian Investasi

Ada berbagai macam definisi investasi yang dikemukakan oleh berbagai macam ahli. Namun, secara sederhana investasi dapat diartikan sebagai sebuah aktivitas menahan uang konsumsi yang kemudian disalurkan untuk kegiatan produktif.

Jadi, kalau kamu punya uang Rp1 juta yang bisa kamu belanjakan semisal beli baju, sepatu dan nongkrong-nongkrong. Kamu bisa alihkan penggunaan uang untuk konsumsi tersebut ke arah yang lebih produktif seperti berinvestasi ke dagangan seseorang sehingga orang tersebut punya modal tambahan dan bisa menghasilkan lebih banyak uang yang pada akhirnya kamu akan mendapatkan bagian dari penghasilan uang tersebut, membeli emas yang akan membantumu menjaga nilai uang ataupun investasi di pasar uang.

Jenis-Jenis Investasi Berdasarkan Risiko

Ada beberapa jenis investasi yang bisa kamu pilih dalam dunia investasi berdasarkan risiko diantaranya:

1. Investasi Risiko Aman

Ini adalah investasi yang secara risiko sangat aman bahkan ada yang nyaris tanpa risiko. Beberapa investasi tersebut diantaranya adalah emas, reksadana, dan surat utang. Emas dikatakan berisiko aman karena ia digunakan untuk menjaga nilai uang. Bila dilihat dari trend jangka panjang, harga emas cenderung mengalami kenaikan. Sehingga ini bisa menjadi peluang untukmu mendapatkan keuntungan dengan risiko rendah. Kemudian reksadana tergolong lebih aman karena urusan investasi diserahkan kepada manajer investasi. Kamu tidak perlu khawatir, karena manajer investasi biasanya memiliki kapasitas yang mumpuni dalam mengelola uangmu untuk diinvestasikan. Terakhir, surat utang juga tergolong aman karena dikeluarkan oleh pemerintah. Secara logika, pemerintah tidak akan mungkin bangkrut sehingga risiko kegagalannya sangat rendah bahkan tidak ada.

Baca Juga: Panduan Investasi Emas di Pegadaian

2. Investasi Risiko Tinggi

Selain investasi dengan risiko rendah, dalam dunia investasi juga ada yang berisiko tinggi. Beberapa jenis investasi yang berisiko tinggi diantaranya saham, cryptocurrency dan properti. Saham terbilang berisiko tinggi karena ia dikelola oleh perusahaan swasta yang memiliki kemungkinan untuk default. Kemudian dalam dunia investasi cryptocurrency juga berisiko tinggi karena tingginya fluktuasi yang terjadi. Contohnya bitcoin yang dahulu pada tahun 2016 memiliki nilai Rp6 juta/bitcoin. Kemudian melejit pada tahun 2018 hingga mencapai angka Rp200 juta/bitcoin. Lalu turun kembali pada tahun 2019 hingga mencapai Rp90jutaan/bitcoin. Kalau kamu tidak cerdas dalam berinvestasi di dunia cryptocurrency maka kamu bisa jadi sangat rugi. Lalu, investasi properti juga memiliki risiko yang tinggi. Risiko tersebut muncul ketika terjadi hal-hal eksternal seperti bencana alam yang menyebabkan kerusakan.

Baca Juga: Cara Mengetahui Investasi Bodong dan Menghindarinya

Namun, walaupun risikonya tinggi return yang mampu dihasilkan juga tinggi. Hal ini sejalan dengan prinsip investasi yaitu high risk high return.

Dunia Investasi

Investasi Kontemporer

Nah, sekarang ada jenis investasi kontemporer atau investasi zaman now yang dihadirkan oleh berbagai startup yang bergerak di bidang financial technology (fintech). Salah satu jenis investasi kontemporer tersebut adalah platform pembiayaan syariah. Startup yang hadir dengan konsep tersebut adalah Qazwa.

Qazwa adalah platform pembiayaan syariah yang menghubungkan antara investor dengan UMKM untuk membantu berjalannya usaha UMKM melalui model pembiayaan syariah.

Menariknya, investasi di Qazwa cukup dengan modal Rp5.000 dan kamu bisa mendapatkan potensi return hingga 24% per tahun. Kamu cuma perlu foto KTP untuk bisa memulai investasi. Mudah, kan?

Baca Juga: Pembiayaan Syariah, Pengertian dan Contohnya

Kesimpulan

Itulah segala hal terkait dunia investasi yang perlu kamu ketahui. Ingat, ilmu dulu sebelum amal. Kamu harus ketahui dulu ilmu-ilmu tentang investasi agar kamu bisa lebih cerdas berinvestasi.

Jika kamu tertarik dengan konten keuangan seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Keuangan. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here