Fintech : Definisi, Jenis-jenis, dan Regulasi

0
2347
fintech

Di era digital saat ini semua sudah serba dimudahkan melalui teknologi. Komunikasi lebih cepat, informasi lebih banyak diperoleh, dan segala aktivitas menjadi lebih instan.

Contohnya saja gojek yang memberikan kemudahan dalam bertransportasi kemanapun. Yang mana transportasi publik memiliki keterbatasan jalur dalam beroperasi.

Kemudian hadir dompet digital sejenis OVO, Gopay, dan Dana yang saat ini masuk dan membawa pengaruh dalam era cashless society.

Semua aplikasi tersebut mungkin kamu juga memilikinya. Paling tidak satu diantaranya. Ya, begitulah kondisi saat ini. Kita patut bersyukur karena banyak anak bangsa yang saat ini memiliki banyak karya gemilang yang membantu permasalahan masyarakat.

Termasuk dalam dunia keuangan. Baik itu dalam melakukan pembayaran, mencari dana, ataupun melakukan investasi.

Dunia keuangan saat ini juga sudah masuk dalam dunia teknologi yang kemudian disebut dengan fintech.

Apa itu fintech?

Apa saja jenisnya?

Lalu bagaimana regulasinya di Indonesia?

Baca Juga: Manfaat Fintech Syariah untuk Umat

Definisi Fintech

Fintech adalah singakatan dari financial technology. Berdasarkan National Digital Research Center, fintech didefinisikan sebagai sebuah inovasi dalam bidang jasa keuangan atau finansial.

Istilah lainnya juga dapat disebut sebuah inovasi di bidang keuangan yang diberikan sentuhan teknologi modern.

Inovasi tersebut akan membantu segala kegiatan keuangan seperti transfer dana, pengumpulan dana, pengelolaan aset, sarana investasi, media pembayaran dan sebagainya.

Manusia tidak akan terlepas dari aktivitas keuangan. Setiap hari pasti akan selalu ada aktivitas keuangan yang dilakukan. Aktivitas yang sering dilakukan biasanya adalah melakukan pembayaran.

Maka adalah wajar apabila kehadiran fintech kemudian memberikan kemudahan kepada manusia yang pada akhirnya akan mengubah gaya hidup banyak orang. Yang dulunya banyak menggunakan uang tunai sekarang lebih banyak menggunakan uang digital.

Era inilah yang kemudian disebut sebagai cashless society.

Fintech
sumber: unsplash.com

Jenis-Jenis Fintech

Dalam perkembangannya, ada beberapa jenis-jenis fintech khususnya yang hadir di Indonesia.

Setidaknya ada empat jenis fintech.

1. Payment, Clearing dan Settlement

Dompet digital, inilah istilah yang dipakai dalam dunia pembayaran. Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan aplikasi seperti OVO, Gopay dan Dana. Aplikasi tersebut adalah fintech yang memberikan layanan berupa payment.

Dalam aplikasi tersebut, kamu akan dimudahkan untuk melakukan pembayaran. Meski tidak semua, namun ada banyak mitra yang bekerjasama dengan aplikasi tersebut.

Menariknya, aplikasi tersebut kerap memberikan cashback yang memberi daya tarik seseorang untuk melakukan pembelanjaan.

2. Peer to Peer Lending (P2PL) dan Crowdfunding

Jenis yang selanjutnya adalah P2P Lending dan crowdfunding. Konsep bisnis ini secara substansi adalah sama yaitu menghubungkan antara orang yang butuh uang dengan orang yang memiliki uang.

Konsep P2P Lending biasanya dipakai dalam dunia investasi. Adapun untuk crowdfunding biasanya digunakan dalam dunia sosial. Salah satu yang terkenal menggunakan metode crowdfunding adalah kitabisa.com.

Adapun untuk konsep P2P Lending, ini digunakan untuk sebuah platform investasi syariah yaitu Qazwa.

Baca Juga: Apa itu P2P Syariah?

3. Market Aggregator

Jenis yang ketiga dalam dunia fintech adalah market aggregator. Jenis yang satu ini lebih ke arah pemberian informasi tentang keuangan.

Salah satu yang terkenal adalah finansialku. Dalam website ini, kamu akan disajikan berbagai informasi tentang keuangan. Termasuk dalam hal perencanaan keuangan, investasi, tabungan dan sebagainya.

4. Manajemen Risiko dan Investasi

Jenis berikutnya adalah yang terkait dengan manajemen risiko dan investasi. Jenis fintech yang satu ini biasanya hadir dalam bentuk aplikasi yang akan memudahkan user untuk memantau kondisi keuangan dan melakukan perencanaan keuangan.

fintech
sumber: unsplash.com

Regulasi

Jumlah fintech di Indonesia terhitung sangat banyak. Semua fintech tersebut diatur dalam regulasi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

Setidaknya ada tiga dasar hukum yang diberlakukan untuk layanan teknologi keuangan ini.

  • Surat Edaran Bank Indonesia No. 18/22/DKSP perihal Penyelenggaraan Layanan Keuangan Digital
  • Peraturan Bank Indonesia
  • Nomor 19/12/PBI/2017 tentang Penyelenggaraan Teknologi Finansial
  • Peraturan Bank Indonesia No. 18/17/PBI/2016 tentang Uang Elektronik

Pemberian regulasi tersebut sebetulnya tidak untuk menyulitkan fintech. Tetapi agar perusahaan teknologi keuangan ini lebih mudah dan aman dalam melakukan operasinya.

Terlebih saat ini banyak fintech bodong yang menawarkan investasi-investasi yang menjanjikan return tinggi tetapi nyatanya tidak memberikan apa-apa. Uangnya malah dibawa lari.

Baca Juga: Cara Mengetahui Investasi Bodong dan Menghindarinya

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan tentang fintech yang perlu kamu ketahui. Semoga penjelasan ini dapat memberikan pemahaman lebih lanjut tentang fintech.

Jika kamu tertarik dengan konten bisnis seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Bisnis. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.