Husnul Khotimah حسن الخاتمة : Arti, Keutamaan dan Cara Mencapainya

0
25426
husnul khotimah

Setiap orang pasti menginginkan untuk mati dalam keadaan terbaik. Keadaan tersebut adalah husnul khotimah.

Namun, pertanyaannya apakah bisa kita meraih kematian dalam keadaan tersebut?

Ditengah wabah virus corona ini tentunya kita akan lebih mewaspadai diri. Karena wabah ini telah merenggut ratusan ribu nyawa di seluruh dunia.

Tidak menutup kemungkinan bahwa kita menjadi salah satu diantaranya. Lalu, di dalam hati mungkin kita akan bertanya, “Dalam keadaan apa aku akan mati?”

Bisa jadi kita mati dalam keadaan yang diridhai Allah. Bisa juga kita mati dalam keadaan bermaksiat kepada Allah. Naudzubillah min dzalik.

Kembali pada pembahasan tentang husnul khotimah. Di dalam artikel ini kita akan membahas tentang arti, keutamaan dan bagaimana cara mencapainya.

Baca Juga: Istiqomah (Arti, Tips dan Keutamaan)

Husnul Khotimah
sumber: unsplash.com

Arti

Husnul diambil dari kata hasan yang artinya baik. Khotimah sendiri memiliki arti yaitu sebuah akhir.

Jadi, husnul khotimah memiliki arti sebuah akhir yang baik. Arti operasionalnya adalah sebuah kematian yang berakhir dalam kondisi yang baik alias diridhai Allah SWT.

Banyak orang yang salah mengeja atau menuliskan kata husnul khotimah menjadi khusnul khotimah. Padahal kata husnul dan khusnul memiliki arti yang jauh berbeda.

Husnul memiliki arti baik sedangkan khusnul memiliki arti hina.

Tentu ini akan menjadi fatal bila kemudian ada orang yang meninggal lantas kita berucap, “Semoga khusnul khotimah ya” yang artinya semoga berakhir dalam keadaan hina ya.

Baca Juga: Keutamaan Bulan Ramadhan dan Bagaimana Cara Menyambutnya!

Keutamaan

Ada beberapa keutamaan yang akan didapatkan ketika seorang muslim meninggal dalam keadaan husnul khotimah.

1. Bentuk Takwa Kepada Allah

Saat kita bisa mengakhiri hidup dalam keadaan yang baik atau dalam keadaan berislam yang sempurna maka itu menjadi bukti takwa kita kepada Allah.

Sebagaimana firman Allah SWT yang sering disampaikan oleh khatib ketika sholat jum’at.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

Artinya:

Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, dan janganlah kalian mati melainkan dalam keadaan muslim (berserah diri) ”.

(QS. Ali-Imran: 102)

2. Diberikan Taufiq

Ketika seseorang berakhir dalam keadaan yang baik maka ia akan diberikan taufiq untuk menjauhi semua yang dilarang oleh Allah SWT.

Sebagaimana hadist Nabi SAW dari Anas bin Malik Radiyallahu Anhu, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا أَرَادَ اللهُ بِعَبْدِهِ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ، قاَلُوُا: كَيْفَ يَسْتَعْمِلُهُ؟ قَالَ: يُوَفِّقُهُ لِعَمَلٍ صَالِحٍ قَبْلَ مَوْتِهِ. رَواه الإمام أحمـد والترمذي وصحح الحاكم في المستدرك.

Artinya:

Apabila Allah menghendaki kebaikan pada hambanya, maka Allah memanfaatkannya”. Para sahabat bertanya,”Bagaimana Allah akan memanfaatkannya?”

Rasulullah menjawab,”Allah akan memberinya taufiq untuk beramal shalih sebelum dia meninggal.” (HR Imam Ahmad, Tirmidzi, dan dishahihkan al Hakim dalam Mustadrak.)

3. Meraih Surga

Tidak ada yang paling didambakan bagi seseorang yang ingin meraih husnul khotimah selain meraih surga Allah SWT.

Dengan kita berakhir dalam kondisi yang baik dengan tanpa bermaksiat sedikitpun maka Allah akan janjikan surga bagi mereka.

Baca Juga: Serba-Serbi Puasa Rajab yang Perlu Kamu Ketahui

Husnul Khotimah
sumber: unsplash.com

Cara Mencapainya

Sesungguhnya Allah dari awal sudah memperingatkan untuk kita mempersiapkan diri. Sebagaimana dalam firman Allah pada QS. Al-Hasyr ayat 18.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

Artinya:

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

Lalu, bagaimana cara mencapainya? Tentunya agar kita bisa berikhtiar sebisa mungkin berakhir dalam keadaan husnul khotimah.

Beginilah kiat-kiatnya menurut Imam Sufyan Al-Tsauri

Pertama, menjaga iman dan ketakwaan secara istiqomah kepada Allah SWT.

Kedua, berusaha sungguh memperbaiki lahir dan batin.

Ketiga, Senantiasa berdoa kepada Allah agar diwafatkan dalam keadaan iman.

Keempat, senantiasa berdzikir kepada Allah dalam keadaan apapun.

Kesimpulan

Pada akhirnya Husnul Khotimah adalah sebuah akhir riwayat manusia (meninggal dunia) dalam kondisi yang baik atau diridhai Allah SWT.

Tentunya hal ini yang menjadi dambaan setiap orang yang beriman. Ditengah wabah virus corona ini, kita berharap bila mati maka semoga Allah matikan dalam keadaan husnul khotimah.

Jika kamu tertarik dengan konten keislaman seperti, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.