IHSG adalah Informasi Penting untuk Investor, Inilah Panduannya!

0
7097
IHSG adalah

IHSG adalah sebuah informasi yang penting diketahui. Terlebih bagi mereka yang baru mencoba menjadi investor.

Baru-baru ini telah terjadi kasus internasional yang menyangkut pada kesehatan. Sudah ada puluhan ribu kasus dengan ribuan orang meninggal. Kasus tersebut adalah merebaknya virus corona.

Virus yang bermula dari sebuah wilayah di Tiongkok yaitu Wuhan kini telah tersebar di berbagai negara. Tak dielakkan, Indonesia juga merupakan salah satu negara yang terdampak.

Bahkan dampak dari virus corona tidak hanya perkara kesehatan. Virus ini berdampak pada ekonomi. IHSG adalah salah satu yang terkena dampaknya. Nilai IHSG terus merosot akibat adanya virus corona.

Research Retail MNC Sekuritas mengatakan bahwa jumlah korban akibat Virus Corona hingga 5 Maret terus bertambah.

Saat ini telah mencapai sekitar 3,280 orang tewas dan 95,270 pasien terjangkit secara global (data WHO). Ini berpotensi menjadi faktor negatif bagi IHSG yang diperkirakan akan kembali dilanda aksi jual Jumat 7 Maret 2020.

Benar saja, dilansir dari detik.com IHSG turun 139 poin (2,4%) ke level 5.498. Keadaan ini dikategorikan masuk ke zona merah.

Data terbaru setelah penutupan IHSG adalah saham yang ditransaksikan 372.273 kali dengan nilai Rp 6,2 triliun. Sebanyak 115 saham menguat, 283 saham turun, dan 120 saham stagnan.

Tapi, tahukah kamu apa itu IHSG? Cari tahu dulu yuk IHSG adalah sesuatu seperti apa? Informasi kah? Platform kah? Yuk simak di artikel ini.

Baca Juga: Panduan Investasi Saham untuk Pemula

IHSG adalah
sumber: google.com

IHSG adalah apa sih?

Di awal-awal paragraf kita sudah banyak membahas tentang IHSG. Nah, pertanyaannya adalah apa itu IHSG?

IHSG adalah singkatan dari Indeks Harga Saham Gabungan. Ia adalah angka rata-rata nilai saham yang ada di Bursa Efek Indonesia.

IHSG juga berfungsi untuk melihat bagaimana kondisi pasar khususnya di dunia investasi.

Cara Kerja IHSG

Di Bursa Efek Indonesia (BEI) ada ratusan saham milik perusahaan yang dikategorikan dalam beberapa sektor diantaranya perbankan, pertambangan, perkebunan, properti dan retail.

Saham-saham tersebut ditransaksikan oleh para sekuritas yang terdaftar sebagai anggota bursa.

Indeks harga saham dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya dari berita ekonomi. Misal, ketika terdapat berita ekonomi yang mengabarkan bahwa negara tidak dapat mencapai pertumbuhan ekonomi.

Maka saat itu IHSG akan dipastikan turun, karena para investor tidak ingin menanamkan uangnya dalam kondisi ekonomi sedang buruk.

Inilah cara kerja yang akan menentukan naik turunnya nilai IHSG. Ketika ekonomi membaik, maka investor akan menanamkan uang pada saham-saham perusahaan sehingga IHSG naik.

IHSG adalah
sumber: google.com

Baca Juga: Konsep tentang Pasar Modal Syariah dan Saham Syariah

Namun, ketika ekonomi sedang memburuk maka investor akan menarik uangnya alias menjual sahamnya sehigga saham kembali turun bahkan anjlok.

Aksi menjual saham untuk mendapatan capital gain disebut sebagai aksi jual bersih atau net sales. Adapun aksi membeli saham disebut dengan aksi beli bersih atau net buy.

Nilai IHSG adalah nilai yang juga menjadi acuan perusahaan-perusahaan yang akan melakukan menjualkan saham perdananya di pasar modal dengan Initial Public Offering (IPO).

Ia akan melihat berapa harga saham rata-rata sehingga ia bisa menakar berapa nilai saham yang bisa ia jual kepada publik.

Baca Juga: Sukuk (Pengertian, Jenis dan Cara Main)

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan tentang IHSG yang perlu kamu ketahui. Pada akhirnya bila kamu ingin berinvestasi dan melihat kondisi pasar maka kamu perlu melihat IHSG.

Jika kamu tertarik dengan konten keuangan seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Keuangan. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.