Pahami ISO 9001 Beserta Pasal dan Kegunaannya

0
1216
ISO 9001

Setiap organisasi ataupun perusahaan tentunya perlu standarisasi agar bisa bergerak secara profesional. Salah satu standar yang perlu dimiliki adalah ISO 9001.

Namun, masih ada organisasi ataupun perusahaan yang mempertanyakan, “emang apa pentingnya memiliki ISO 9001?, toh klien atau customer saya tidak pernah mempertanyakannya”

Dan kamu juga mungkin mempertanyakan, “Emang perlu banget ya?”

Tapi tentunya kamu sepakat bahwa setiap organisasi atau perusahaan perlu standar yang berkualitas. Coba bayangkan kalau sebuah organisasi maupun perusahaan tidak memiliki standar, pasti akan hancur-hancuran geraknya.

Tapi aku percaya kok sama orang-orang yang ada di organisasi, cukup percaya sama orang saja bukannya gak masalah?”

Bila ini juga menjadi pertanyaanmu maka jawabannya adalah tidak cukup. Mengapa demikian? Karena orang-orang yang kini menjadi SDM di organisasi atau perusahaanmu akan berganti dan pergantian itu pasti. Sedangkan sistem sifatnya baku.

Meskipun kemungkinan berganti itu ada cuma ia lebih long time ketimbang orang atau SDM.

Nah sistem yang dibangun berdasarkan pada standarisasi yang mumpuni. ISO 9001 bertujuan untuk membuat perusahaan memiliki pedoman operasional yang terbaik untuk menghasilkan kualitas yang terbaik.

Bagi kamu yang kini memiliki organisasi atau perusahaan, kamu bisa menjadikan ISO 9001 sebagai referensi pengelolaan operasional atau manajemen perusahaan. Baik kamu disertifikasi atau tidak kamu tetap bisa menjadikan itu sebagai acuan.

Namun, lebih baik agar organisasi atau perusahaan kamu memiliki sertifikasi ISO 9001. Karena itu juga akan menjadi branding yang kemudian akan memberikan trust kepada publik.

Dalam sejarahnya ISO 9001 sudah dibentuk pada tahun 1987. Kemudian ia mengalami perubahan sebanyak 5 kali. Versi kedua dibentuk pada tahun 1994.

Kemudian versi ketiga dibuat pada tahun 2000. Lalu, versi keempat dibuat pada tahun 2008. Terakhir versi kelima dibuat pada tahun 2015.

Yang akan kita bahas pasal-pasalnya adalah ISO 9001 versi kelima yang dipublikasikan pada bulan September 2015.

Baca Juga: Bisnis Syariah (Definisi, Perbedaan dan Contohnya)

ISO 9001
sumber: unsplash.com

Prinisip Manajemen ISO 9001

Untuk memudahkan menghafal pasal atau prinsip-prinsip manajemen di ISO 9001 versi kelima ini biasanya disingkat dengan kata CLEPIER.

Apa itu CLEPIER? Itu adalah kepanjangan dari Customer Focus, Leadership, Engagement of People, Process Approach, Improvement, Evidence-Based Making, dan Relationship Management.

Sampai sejauh ini, paham? Tentu saja belum, kan belum dijelaskan satu persatu hehe. Nah, yuk kita bahas apa yang dimaksud dari ketujuh prinsip tersebut.

1. Customer Focus

Kepuasan pelanggan dapat terasa ketika pelanggan mendapatkan apa yang di luar ekspektasi mereka. Alias ia mendapatkan lebih baik ketimbang yang ia bayangkan.

Ketika perusahaanmu dapat memberikan hal tersebut maka pelanggan akan loyal kepadamu dan perusaahaanmu akan berjalan dengan baik.

Itu jugalah yang menjadi fokus utama dari manajemen mutu ISO 9001.

Sustainabilitas perusahaan akan tercapai ketika ia dapat menarik dan mempertahankan kepercayaan pelanggan dan pemangku kepentingan lain.

2. Leadership

Ketika seseorang berlari tanpa menemukan garis finish maka yang akan diterima hanyalah rasa lelah. Karena ia tidak pernah tahu kemana ia harus menuju. Ia tidak memiliki sasaran atau goals yang ingin dicapai.

Begitupula dalam perusahaan ataupun organisasi. Peran yang mampu mengambil hal tersebut adalah seorang pemimpin. Itulah mengapa penting untuk memiliki skill leadership yang mumpuni.

Seorang pemimpin harus mampu menciptakan kesatuan arahan dan sasaran yang melibatkan seluruh anggota organisasi sehingga menciptakan sinergitas.

3. Engagement of People

Setiap orang atau sdm dalam organisasi perlu untuk ikut serta dalam operasional organisasi.

Setiap orang yang kompeten harus diberdayakan dan dilibatkan dalam pemberian nilai organisasi.

Bila orang-orang yang kompeten tersebut dilibatkan dan diberdayakan dengan layak maka akan meningkatkan kualitas serta kapasitas perusahaan sehingga bisa menicptakan nilai yang lebih baik.

Selain itu, mereka akan dihargai sebagai individu sehingga pengelolaan organisasi bisa lebih efektif dan efisien.

Baca Juga: Struktur Organisasi Perusahaan yang Ideal beserta Penjelasan Fungsinya

ISO 9001
sumber: unsplash.com
4. Process Approach (Pendekatan Proses)

Sebuah sistem manajemen mutu didasarkan atas proses yang saling berkaitan satu sama lain. Ketika sebuah proses saling berkaitan maka hasil yang konsisten dan efisien dapat dicapai dengan lebih efektif dan efisien.

Mudahnya alur input -> proses -> output harus saling berkaitan sehingga bisa dianalisis dengan mudah.

5. Improvement

TIdak akan ada organisasi atau perusahaan yang berjalan aman-aman saja. Pasti selalu ada kendala ataupun masalah yang dihadapi.

Albert Einstein pernah mengatakan bahwa orang gila adalah orang yang mengerjakan hal yang sama namun berharap hasil yang berbeda.

Dengan demikian, sebuah improvement atau perbaikan penting untuk dilakukan. Hal ini dilakukan agar tercapai kinerja yang lebih baik dan output yang lebih maksimal.

6. Evidence-Based Decision Making (Pengambilan Keputusan Berbasis Bukti)

Saat ini sudah eranya big data. Maka sudah sepatutnya perusahaan mengambil keputusan berdasarkan data yang jelas dan akurat.

Keputusan berdasarkan asumsi hanya akan menghasilkan kesia-siaan. Alhasil perusahaan tidak akan mampu untuk berkembang apalagi bersaing dengan kompetitornya.

7. Relationship Management (Manajemen Hubungan)

Setiap organisasi ataupun perusahaan pasti memiliki stakeholder yang terlibat dalam berjalannya organisasi atau perusahaan.

Setiap stakeholder ini memiliki perannya masing-masing dalam membantu sustainabilitas dari perusahaan ataupun organisasi. Itulah mengapa membangun hubungan atau mengelola hubungan yang baik menjadi penting.

Baca Juga: Manajemen Risiko (Definisi, Jenis dan Tahapannya)

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan tentang ISO 9001 beserta pasal-pasalnya dan kegunaannya untuk kamu ketahui. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan tentang manajemen dan standarisasinya.

Jika kamu tertarik dengan konten bisnis seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Bisnis. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.