Istiqomah : Arti, keutamaan, dan Tips untuk Tetap Istiqomah

0
27637
istiqomah

Istoqomah, sebuah kata yang mudah untuk diucapkan namun sulit untuk dilaksanakan.

Ini adalah kata yang bila diamalkan akan menjadi panduan dalam menjalankan hidup lebih baik.

Bahkan istiqomah adalah salah satu nikmat yang Allah berikan untuk kemudian kita syukuri. Sebagaimana dalam hadist Nabi SAW. Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ سُفْيَانَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الثَّقَفِيِّ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قُلْ لِي فِي الْإِسْلَامِ قَوْلًا لَا أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدًا بَعْدَكَ قَالَ قُلْ آمَنْتُ بِاللَّهِ فَاسْتَقِمْ

Dari Sufyan bin Abdullâh ats-Tsaqafi, ia berkata: Aku berkata, “Wahai Rasûlullâh, katakan kepadaku di dalam Islam satu perkataan yang aku tidak akan bertanya kepada seorangpun setelah Anda!” Beliau menjawab: “Katakanlah, ‘aku beriman’, lalu istiqomahlah”.

[HR Muslim, no. 38; Ahmad 3/413; Tirmidzi, no. 2410; Ibnu Majah, no. 3972].

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang istiqomah mulai dari pengertian, keutamaan dan tips-tipsnya.

Baca Juga: Sholat Taubat (Tata Cara dan Waktu yang Tepat)

istiqomah
sumber: unsplash.com

Pengertian

Istiqomah secara bahasa terdiri dari dua kata yaitu ista dan qooma.

Ista memiliki makna yaitu sebuah usaha atau keinginan untuk mewujudkan sesuatu. Adapun qooma memiliki arti yaitu tegak, lurus, atau sempurna.

Jadi bila digabungkan, istiqomah adalah usaha untuk tetap tegak dan lurus di jalan Allah SWT. Seseorang yang istiqomah tidak akan goyah sedikitpun.

Jalan keistiqomahan disebut dengan mustaqim. Sebagaimana dalam surat Al-Fatihah ayat keenam ihdinas siratal mustaqim yang artinya tunjukkan jalan yang lurus.

Artinya orang yang istiqomah adalah orang yang berada di jalan yang lurus.

Salah satu orang yang memiliki karakter istiqomah adalah mereka yang dikala tegak, memiliki kuasa mengingat Allah dan dikala ia jatuh, tak punya kuasa maka ia tetap mengingat Allah.

Karakter ini terdapat dalam firman Allah pada QS. Ali-Imran ayat 191:

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَاطِلًا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya:

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata):

“Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”

Baca Juga: Keutamaan Bulan Ramadhan dan Bagaimana Cara Menyambutnya

Keutamaan

Hadirnya istiqomah dalam kehidupan umat Islam memiliki beberapa keutamaan.

Keutamaan tersebut, diantaranya:

1. Dijanjikan Surga

Ketika seseorang mampu menjalankan aktivitas ibadahnya dengan cara istiqomah maka ia akan mendapatkan pahala. Sebagaimana firman Allah SWT:

إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسْتَقَٰمُوا۟ تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ ٱلْمَلَٰٓئِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا۟ وَلَا تَحْزَنُوا۟ وَأَبْشِرُوا۟ بِٱلْجَنَّةِ ٱلَّتِى كُنتُمْ تُوعَدُونَ

Innallażīna qālụ rabbunallāhu ṡummastaqāmụ tatanazzalu ‘alaihimul-malā`ikatu allā takhāfụ wa lā taḥzanụ wa absyirụ bil-jannatillatī kuntum tụ’adụn

Artinya:

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.

2. Amalan yang Dicintai Allah

Istiqomah juga sering diartikan sebagai sebuah amalan yang konsisten. Meskipun ia kecil tetapi bila dilakukan dengan konsisten maka itu lebih baik.

Dibandingkan amalan yang banyak tapi jarang-jarang untuk dilakukan. Amalan seperti ini dicintai Allah sebagaimana pada hadist Nabi SAW,

Berbuat sesuatu yang tepat dan benarlah kalian dan amal yang paling dicintai Allah adalah amalan yang terus menerus meskipun sedikit”. (HR Bukhari)

3. Terhindar dari Kesedihan dan Kekhawatiran

Orang yang senantiasa istiqomah akan terhindar dari kesedihan dan kekhawatiran. Dua rasa yang seringkali mengganggu manusia sehingga tidak fokus dalam beramal.

Sebagaimana dalam firman Allah swt pada QS. Al-Ahqaf ayat 13, yaitu:

إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسْتَقَٰمُوا۟ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

Innallażīna qālụ rabbunallāhu ṡummastaqāmụ fa lā khaufun ‘alaihim wa lā hum yaḥzanụn

Artinya:

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.

Baca Juga: Kitab Kuning (Kilas Balik dan Perkembangan Kitab Kuning)

Istiqomah
sumber: google.com

Tips untuk Istiqomah

Setidaknya ada 3 tips agar kamu bisa istiqomah dalam menjalankan ibadah.

1. Meluruskan Niat

“Sesungguhnya setiap perbuatan bergantung pada niatnya”. Hadist ini memiliki makna yang dalam.

Karena dengan hadirnya niat yang bersih sebelum menjalankan ibadah maka kita akan lebih mudah dalam melakukan ibadah tersebut berulang kali tanpa beban sedikitpun.

2. Memahami Makna Syahadat

Kita harus sadar bahwa dua kalimat syahadat yang kita ucapkan tidak hanya sekedar kalimat penanda keislaman. Dua kalimat syahadat juga memiliki konsekuensi.

Konsekuensi tersebut adalah bahwa kita harusnya tunduk dan patuh atas semua aturan Islam. Menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Agar bisa istiqomah, seorang muslim harus memahami makna syahadat agar ia bisa menjalankan ibadah dengan yakin dan sungguh-sungguh.

3. Mulailah dari hal yang kecil tapi konsisten

Tips terakhir agar bisa istiqomah adalah memulai amalan dengan kuantitas yang kecil tetapi konsisten.

Misal, kalau kamu ingin membiasakan diri untuk membaca al-qur’an maka mulailah dengan membaca 1 halaman. Cukup 1 halaman tapi konsisten dibaca setiap hari.

Daripada kamu baca 1 juz tapi kamu baca jarang-jarang. Hal tersebut tidak akan membuat kamu istiqomah.

Tentunya secara perlahan kamu menambah jumlah bacaan Al-Qur’anmu dalam sehari.

Kesimpulan

Pada intinya istiqomah adalah sebuah usaha untuk tetap tegak dan lurus di jalan Allah SWT.

Dengan menerapkan ini, maka kita akan dengan mudah melaksanakan ibadah dan tanpa merasa adanya beban.

Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan dan yang paling penting menambah ketakwaan kepada Allah SWT.

Jika kamu tertarik dengan konten keislaman seperti, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.