Kerajaan Islam di Indonesia

“JAS MERAH: Jangan Sekali-Sekali Melupakan Sejarah”, inilah kalimat yang dilantangkan oleh proklamator Indonesia, Ir. Soekarno. Ungkapan ini benar adanya dan seringkali terlupa pada sebagian besar generasi milenial. Kurangnya literasi menyebabkan kurangnya wawasan untuk mengetahui fakta-fakta masa lalu terutama yang terkait kerajaan Islam di Indonesia.

Sejarah Indonesia tidak terlepas dari peran para Ulama dan umat Islam yang berkobar dengan pekikan takbir demi kemerdekaan republik dengan 34 provinisi ini. Bila ditarik lebih jauh lagi kebelakang, Islam hadir ke Indonesia dengan berbagai cara dan institusi berbentuk kerajaan. Inilah tujuh kerajaan Islam di Indonesia yang perlu kamu ketahui

Baca Juga: 4 Sumber Hukum Islam

Kerajaan Islam di Indonesia
Sumber: Google.com

Kerajaan Samudra Pasai

Aceh adalah sebuah daerah yang agama Islam sangat kental di sana. Bahkan dijadikan undang-undang yang berlaku. Setiap hukum yang dibentuk landasannya adalah hukum Islam. Sebuah kerajaan Islam di Indonesia pertama juga lahir di daerah yang disebut Serambi Mekah ini. Kerajaan Islam tersebut bernama Kerajaan Samudra Pasai.

Samudra pasai didirikan pada tahun 1261 M oleh Sultan Meurah Silu atau disebut juga dengan Al Malik Ash-Shalih. Bukti adanya Samudra Pasai dilihat dari ditemukannya artefak- artefak berupa dirham dengan ciri-ciri emas 17-18 karat dengan diameter satu cm dengan berat 0.57 gram dan mata uang timah yang berbentuk sama dengan dirham yang merupakan artefak yang ada pada zaman Samudra pasai.

Baca Juga: Panduan Investasi Emas

Samudra Pasai memiliki pengaruh yang besar dalam perkembangan Islam di Nusantara bahkan di beberapa daerah di Asia Tenggara diantaranya pesisir utara Jawa, Malaka, Trenggano, Patani dan Brunei.

Kerajaan Islam di Indonesia
Sumber: Google.com

Kerajaan Demak

Kerajaan Islam di Indonesia yang selanjutnya adalah Kerajaan Demak. Ini merupakan kerjaan Islam di Indonesia pertama yang hadir di Pulau Jawa. Selain itu, kerajaan Demak juga merupakan kerajaan Islam terbesar di seantero Jawa.

Demak didirikan oleh Raden Patah pada tahun 1500-1518 Masehi. Raden Patah merupakan putra dari Brawijaya V dan Putri Champa dari Tiongkok. Masa keemasan Kerajaan Demak berada ketika kekuasaan di tangan Sultan Trenggono (1521-1526). Kemudian runtuh tatkala Sultan Trenggono wafat pada saat pertempuran menaklukkan pasukan Pasuruan. Keruntuhan tersebut terjadi karena wafatnya Sultan Trenggono menimbulkan konflik perebutan kekuasaan antarsaudara.

Kerajaan Islam di Indonesia
Sumber: Google.com

Kerajaan Mataram Islam

Ini adalah kerajaan islam di Indonesia yang juga berdiri di Pulau Jawa pada abad ke 16. Awal mulanya berdirinya kerajaan ini adalah dari Kadipaten yang berada di bawah Kesultanan Pajang dan berpusat di Bumi Mentaok. Kerajaan ini adalah pemberian hadiah dari Raja Pajang yaitu Ki Ageng Pemanahan karena telah mampu mengalahkan Arya Penangsang.

Lokasi dari Kerajaan Mataram Islam adalah di Kotagede sebelah tenggara dari Kota Yogyakarta yang sekarang. Raja Pertama dari kerajaan ini adalah Sutan Wijaya yang memerintah pada tahun 1586 hingga 1601.

Kerajaan Mataram Islam tumpuan ekonominya bercorak agraris yaitu pertanian. Menariknya, corak agrarisnya bercirikan feodal. Artinya, Raja memiliki seluruh tanah yang ada di wilayah kerajaan termasuk segala isinya. Peran lainnya yaitu Sultan berperan dalam menata kehidupan beragama khususnya agama Islam.

Baca Juga: Hijrah Finansial dengan Investasi Syariah melalui Qazwa

Kerajaan Islam di Indonesia
Sumber: Google.com

Kerajaan Ternate

Berbeda dengan kedua kerajaan sebelumnya yang memang dari awal merupakan kerajaan Islam, Kerajaan Ternate dahulu tidak termasuk ke dalam kerajaan Islam. Tidak diketahui dahulu apa agama yang dianut raja dan rakyatnya. Asumsi yang muncul adalah bahwa mereka baik raja maupun rakyatnya menganut paham animisme. Perubahan terjadi ketika adanya penetrasi agama Islam melalui perdagangan. Mereka adalah saudara Melayu, Arab dan Gujarat yang datang ke daerah tersebut dan melakukan perdagangan. Hubungan perdagangan tersebut berlanjut hingga pada interaksi yang bersifat agama dan secara konsisten terinternalisasi kepada rakyat Ternate.

Kerajaan Ternate terletak di daerah Maluku. Islam masuk ke daerah Maluku secara resmi pada abad IX yang dibawa oleh orang-orang Arab, Persia dan juga Melayu. Raja Ternate pertama adalah Masyhur Mulamo yang memerintah pada tahun 1257-1272 M. Pengaruh Islam mulai kuat pada masa Sultan Zainal Abidin. Dari segi politik kekuasaan Islam teruwujud dalam penyumpahan yang dilakukan menurut tata cara Islam. Kemudian dari sisi ekonomi, Islam memberikan keuntungan kepada kerajaan.

Kerajaan Islam di Indonesia
Sumber: Google.com

Kesultanan Islam Cirebon

Bila menyimak sejarah dari daerah Cirebon, kata Cirebon sendiri berasal dari kata Cai Rebon. Cai yang dalam bahasa sunda disebut dengan air dan Rebon diartikan sebagai udang kecil. Penamaan tersebut diambil karena mayoritas masyarakat di sana berprofesi sebagai Nelayan.

Sejak abad ke 15 M Cirebon sudah banyak didatangi pedagang Islam yang kemudian menetap. Tempat pertama Islam diperkenalkan di wilayah Cirebon adalah pelabuhan
Muara Jati dan Dukuh Pasambangan. Adapun Orang pertama yang mengenalkan Islam
adalah Syekh Idlofi/Syekh Datuk Kahfi/Syekh Nurul Jati yang kemudian menetap dan mendirikan pesantren.

Sultan pertama yang memangku jabatan di Kesultanan Islam Cirebon adalah Syarif Hidayatullah. Ia juga menjadi salah satu diantara Wali Songo yang berperan dalam menyiarkan agama Islam di Pulau Jawa. Nama Wali Songonya yang terkenal adalah Sunan Gunung Jati.

Baca Juga: Inilah Artis Korea yang Dikabarkan Beragama Islam

Kepempinan Sultan Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati memberikan dampak yang signifikan untuk agama Islam. proses Islamisasi menjadi lebih terlihat dan terealisasi dengan baik. Hal itu terlihat dari wilayah kekuasaan Kesultanan Cirebon yang meliputi Luragung, Kuningan, Banten, Sunda Kelapa, Galuh, Sumedang, Japura Talaga, Losari dan Pasir Luhur.

Kesimpulan

Demikianlah 5 Kerajaan Islam di Indonesia yang perlu kamu ketahui. Mengetahui sejarah kerajaan Islam s menjadi bahan pembelajaran bahwa banyak peran yang dibawa oleh para tokoh-tokoh Islam terdahulu untuk perkembangan agama Islam di bumi Nusantara ini.

Jika kamu tertarik dengan konten keislaman seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here