Kisah Nabi Ibrahim Mulai dari Pencarian Tuhan hingga Penyembelihan

0
17
Kisah Nabi Ibrahim

Ayah para Nabi adalah Nabi Ibrahim. Kisah Nabi Ibrahim tentunya kamu sudah pernah mendengarnya. Cerita yang penuh hikmah berkenaan dengan tauhid dan ketangguhan iman.

Memiliki anak bernama Ismail yang darinya lahir sosok manusia yang menjadi Nabi akhir zaman yaitu Nabi Muhammad SAW. Supaya kamu mengingat kembali kisahnya yuk simak cerita Nabi Ibrahim berikut ini.

Kisah Nabi Ibrahim

Kisah ini dimulai dari Nabi Ibrahim yang tinggal di tengah kaum Babylonia. Ia lahir di sekitar wilayah Irak. Ayah Ibrahim adalah tokoh yang terkenal sebagai pembuat patung.

Patung-patung tersebut kemudian dijadikan berhala untuk disembah. Melihat kondisi yang aneh tersebut Nabi Ibrahim berpikir, “mengapa orang-orang menyembah patung padahal ia tidak bisa apa-apa”.

Allah mengkaruniakan Ibrahim pemikiran yang kritis. Dalam rangka menemukan jawaban “siapa Tuhan sebenarnya?” Nabi Ibrahim melihat fenomena-fenomena yang terjadi di alam.

Ketika ia melihat bulan bintang, ia menganggap itu sebagai Tuhan karena kemampuannya menyinari malam yang gelap. Namun, ketika mereka menghilang Ibrahim menolak pendapatnya itu karena ia berpikir Tuhan tidak mungkin hilang.

Kemudian ia melihat matahari, disitulah ia menganggap bahwa matahari adalah Tuhan tetapi ternyata ia juga hilang. Hingga akhirnya ia mengetahui bahwa Tuhannya adalah Allah SWT yang menciptakan bulan, bintang, dan matahari yang ia lihat.

Ia kesal melihat berbagai patung yang berjejeran dan Ibrahimpun menghancurkan patung-patung tersebut dengan menggunakna kapak dan meninggalkan patung yang paling besar untuk dipasangkan kapak.

Penduduk sanapun marah karena patung-patungnya dihancurkan dan mereka menganggap Ibrahimlah yang menghancurkannya. Namun, Ibrahim mengelak dan mengatakan “mengapa tidak kamu tanyakan saja kepada patung yang paling besar bukankah ada kapak di lehernya”.

Merekapun tertawa mendengar pernyataan Ibrahim, “bagaimana mungkin patung itu bisa melakukannya, ia tidak bisa melakukan apa-apa”.

Mendengar jawaban tersebut, Ibrahim pun dengan tegas menjawab, “bila kalian tahu bahwa patung tidak bisa melakukan apa-apa mengapa masih kalian sembah”.

Jawaban Ibrahim tersebut mengetuk hati sebagian orang tetapi tidak bagi sebagian yang lain. Raja Namrud yang mengetahui tindakan Nabi Ibrahim langsung mengeksekusi Nabi Ibrahim dengan cara membakarnya ke bara api yang besar.

Qadarallah, Nabi Ibrahim tidak terbakar di dalam bara api tersebut. Allah mendinginkan bara api sehingga Nabi Ibrahim selamat dari bara api tersebut.

Baca Juga: Kisah Nabi Musa Mulai dari Lahir Hingga Tenggelamnya Firaun

Kisah Nabi Ibrahim
sumber: pexels

Menikah dengan Siti Sarah

Perjalanan Nabi Ibrahim kemudian ditemani oleh Siti Sarah yang menjadi istrinya. Saat itu raja Mesir sangat menyukai wanita cantik. Bila ada wanita cantik ia akan menjadikannya selir baik ia sudah bersuami ataupun belum.

Bila si wanita sudah bersuami maka suaminya akan dibunuh. Untuk menyelamatkan nyawanya, Nabi Ibrahim akhirnya mengatakan bahwa Siti Sarah hanyalah saudaranya.

Tidak berlangsung lama dengan Siti Sarah, Raja Mesir diberikan hidayah oleh Allah dan mengembalikan Siti Sarah kepada Ibrahim. Lalu, Raja Mesir memberikan Siti Hajar yang saat itu adalah pelayannya kepada Nabi Ibrahim.

Bertahun-tahun Nabi Ibrahim dan Siti Sarah menikah tetapi ia tidak kunjung diberikan anak. Setelah diketahui ternyata Siti Sarah mengalami mandul.

Tidak ingin Nabi Ibrahim sedih, Siti Sarah menyarankan Nabi Ibrahim untuk menikahi Siti Hajar. Akhirnya pernikahan antara Nabi Ibrahim dengan Siti Sarah dianugerahi anak laki-laki yang kemudian diberi nama Ismail.

Baca Juga: Kisah Nabi Yusuf Mulai dari Dijebloskan ke Sumur Hingga Menjadi Raja

sumber: pexels

Perintah Menyembelih Ismail

Kisah Nabi Ibrahim yang tidak akan mungkin terlewatkan dari sejarah umat Islam adalah kisah disembelihnya anak pertamanya yaitu Ismail.

Awalnya Nabi Ibrahim mendapatkan mimpi bahwa ia menyembelih Ismail. Ia mengira bahwa itu adalah hasutan setan. Tetapi mimpi itu berlangsung hingga tiga kali sehingga Nabi Ibrahim menyimpulkan bahwa ini merupakan perintah Allah SWT.

Setelah berdiskusi dengan anaknya, Ismail yang kemudian Ismail mengiyakan. “Bila itu perintah Allah, maka aku ridha” ucap Ismail. Nabi Ibrahim akhirnya mengajak Nabi Ismail ke Mina untuk disembelih.

Dalam perjalanan Nabi Ibrahim terus dihasut setan untuk mengurungkan niatnya menyembelih Ismail. Tetapi hasutan tersebut tidak berhasil.

Nabi Ibrahim pun sampai di lokasi dan mulai melakukan aksi sembelihnya. Belum alat sembelihnya sampai ke Ismail, Allah mengganti Nabi Ismail dengan domba.

Inilah awal mula disyariatkan ibadah Qurban.

Baca Juga: Ceramah Singkat tentang Ibu dan Kisah Bakti Uwais Al-Qarni

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang kisah Nabi Ibrahim mulai dari awal pencarian tauhid hingga disembelihnya Nabi Ismail. Semoga kisah ini memberikan hikmah dan menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Jika kamu tertarik dengan konten keislaman seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.