Kursi BI : Penjelasan dan Faktor yang Mempengaruhinya

0
1403
Kurs BI

Pernah mendengar istilah kurs BI? Yuk simak penjelasannya.

Buat kamu yang pernah ke luar negeri pasti tidak asing dengan istilah kurs. Karena ketika kamu hendak ke luar negeri maka kamu akan menukarkan uang rupiahmu dengan uang negara yang akan kamu kunjungi.

Katakanlah kamu akan pergi ke Jepang. Maka uang rupiah yang kamu siapkan untuk bertahan hidup di Jepang pasti akan ditukarkan dengan mata uang Jepang yaitu yen.

Nah, ketika kamu akan menukarkan uang rupiah ke yen maka kamu akan berhadapan dengan kurs.

Apa itu kurs?

Kurs adalah nilai atau harga sebuah mata uang dari suatu negara terhadap mata uang negara lain.

Kurs dasarnya adalah perbandingan antar dua mata uang dengan negara yang berbeda. Makanya kamu sering mendengar mata uang rupiah melemah terhadap dollar.

Artinya nilai mata uang rupiah sedang turun terhadap dollar.

Istilah lain dari kurs adalah nilai tukar mata uang (exchange rate).

Nah, kembali pada pertanyaan awal. Lalu, apa itu kurs BI?

Baca Juga: BI Rate (Pengertian, fungsi dan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate)

Kurs BI
sumber: unsplash.com

Kurs BI

Kurs BI adalah kurs yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia untuk menentukan nilai mata uang rupiah terhadap mata uang negara lain.

Ada istilah lain dalam kurs BI yaitu kurs tengah BI.  Kurs tengah BI (Bank Indonesia) adalah kurs yang berfungsi untuk mencatat nilai konversi mata uang asing dalam laporan keuangan perusahaan.

Perusahaan asing yang beroperasi di wilayah Indonesia biasa menggunakan kurs tengah.

Faktor yang Mempengaruhi

Setidaknya ada empat faktor yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya kurs Bank Indonesia. Empat faktor tersebut diantaranya,

1. Kebijakan Pemerintah

Pada dasarnya kebijakan pemerintah mempengaruhi keseimbangan nilai tukar rupiah dalam berbagai aspek. Salah sedikit saja dapat membuat nilai mata uang turun.

2. Inflasi

Faktor berikutnya yang dapat mempengaruhi kurs BI adalah tingkat inflasi. Rumusnya adalah hubungan antara tingkat inflasi dengan kurs adalah negatif. Jadi, ketika ada inflasi yang tinggi maka nilai mata uang atau kurs BI menjadi turun.

3. Ekspektasi

Ekspektasi juga dapat mempengaruhi nilai mata uang. Karena pasar valuta asing akan terstimulus dengan cepat apabila ada informasi terkait dampak pada masa depan.

Baca Juga: Konsep tentang Pasar Modal Syariah dan Saham Syariah

Kurs BI
sumber: unsplash.com
4. Perbedaan Suku Bunga Berbagai Negara

Bila suatu suku bunga di sebuah negara meningkat maka akan terjadi peningkatan modal yang masuk pada negara tersebut. Dampaknya akan terjadi pada pasar valuta asing dan juga pasar uang.

Pada saat melakukan aktivitas transaksi, bank akan mempertimbangkan perbedaan suku bunga pasar modal nasional dan global dengan kriteria berdasarkan laba.

5. Aktivitas Neraca Pembayaran

Bila neraca pembayaran suatu negara aktif dan menilai positif maka akan mempengaruhi kurs BI secara positif.

6. Tingkat Pendapatan Relatif

Tingkat pendapatan riil yang diterima oleh masyarakat suatu negara akan mempengaruhi peningkatan ataupun pelemahan kurs mata uang asing. Apabila pendapatan riil dalam negeri meningkat maka demand terhadap mata uang asing biasanya meningkat. Hal ini akan mengakibatkan keterbatasan supply

Baca Juga: Segala Hal tentang Dunia Investasi untuk Investor Pemula

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan tentang kurs BI dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan terkait dengan keungan khususnya dalam perkara nilai mata uang.

Jika kamu tertarik dengan konten keuangan seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Keuangan. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.