Lembaga Pembiayaan – Makna, Fungsi dan Jenis Jenisnya

0
3498
Lembaga Pembiayaan

Dalam dunia bisnis dan keuangan, rasanya tidak asing bila mendengar nama lembaga pembiayaan.

Kebutuhan akan modal oleh para pelaku bisnis membuat hadirnya lembaga ini kian penting. Karena adanya modal membuat sebuah usaha memiliki peluang ekspansi yang berefek pada meningkatnya omset.

Oleh sebab itu, buat kamu para pelaku usaha/UMKM, agaknya penting untuk mengetahui segala hal tentang lembaga pembiayaan mulai dari makna fungsi dan produknya.

Baca Juga: Inilah Aplikasi yang Menghasilkan Uang Untukmu

Lembaga Pembiayaan
Sumber: unsplash.com

Definisi

Mari mulai pembahasan dari definisi.

Acuan definisi ini diambil dari Peraturan Presiden No. 9 tahun 2009 yang menjelaskan bahwa lembaga pembiayaan adalah badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal. 

Secara sederhana, lembaga pembiayaan adalah sebuah lembaga yang memiliki fungsi untuk memberikan pembiayaan kepada indvidu selaku pribadi/konsumen ataupun kepada pelaku usaha/UMKM.

Fungsi

Fungsi utama hadirnya lembaga pembiayaan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membuka peluang hadirnya lapangan kerja. Emang bisa menambah lapangan kerja?

Bisa saja, karena adanya penambahan modal artinya ada ekspansi bisnis. Ketika sebuah bisnis sudah ekspansi artinya butuh tenaga kerja yang baru sehingga terbukalah lapangan kerja.

Itulah mengapa uang yang dikucurkan oleh lembaga ini haruslah dapat digunakan oleh pelaku usaha dengan sebaik-baiknya.

Bila dibahas lebih lanjut, ada sekiranya dua fungsi dari lembaga ini yang terbagi pada dua subjek.

Bagi Masyarakat, inilah fungsi utama dari lembaga ini yaitu untuk mensejahterakan masyarakat. Lembaga pembiayaan akan memberikan fasilitas pemberian dana kepada pelaku usaha dengan imbal hasil yang sebisa mungkin tetap menguntungkan pelaku usaha.

Bagi Pembangunan Infrastruktur, inilah hal yang menarik dari hadirnya lembaga ini. Tidak hanya berfungsi untuk mensejahterakan masyarakat yang menjadi fungsi utama, lembaga ini juga membantu proyek-proyek infrastruktur yang sedang atau akan dikerjakan. Salah satu produk pembiayaan yang digunakan untuk proyek ini adalah sukuk.

Baca Juga: Serba Serbi Bisnis Database yang Lagi Booming

Lembaga Pembiayaan
Sumber: unsplash.com

Jenis Lembaga Pembiayaan

Pada dasarnya ada dua jenis lembaga pembiayaan yaitu konvensional dan syariah.

Lembaga yang konvensional adalah lembaga yang memberikan pembiayaan dengan memperhitungkan bunga sebagai bagian terpenting untuk menghasilkan profit lembaga.

Mekanismenya, misal ada si A yang ingin buka usaha dan butuh modal sebesar Rp10 juta. Kemudian ia datang ke lembaga B. Dengan kebutuhan dana sebesar Rp10 juta maka lembaga B memberikan dana sebesar Rp10 juta dan bunga 10%. Sehingga total dana yang dikembalikan adalah Rp11 juta pada saat jatuh tempo.

Salah satu lembaga pembiayaan konvensional adalah kredivo.

Adapun yang syariah adalah lembaga yang memberikan pembiayaan menggunakan prinsip-prinsip syariah dan yang jelas tidak menggunakan bunga. Sistem yang umum digunakan oleh lembaga pembiayaan syariah adalah sistem dengan akad murabahah. Yaitu nasabah sebagai pemilik usaha membutuhkan biaya untuk pembelian sebuah alat dalam rangka meningkatkan produktivitas usahanya. Kemudian ia datang ke salah satu lembaga pembiayaan syariah. Nasabah akan diminta untuk menjelaskan barang yang ia butuhkan. Kemudian, lembaga akan membelikan barang tersebut dan menjualnya kepada nasabah dengan ditambah margin. Adapun nasabah dapat membayar barang tersebut dengan cara cicil dan sifatnya flat (tidak ada penambahan apapun dalam periode cicilan).

Baca Juga: Pengertian dan Contoh Pembiayaan Syariah

Salah satu lembaga pembiayaan yang berprinsip syariah adalah Qazwa.id. Lembaga ini memberikan pembiayaan khusus kepada para pelaku UMKM. Tujuannya salah satunya adalah untuk mensejahterakan pelaku UMKM.

Kesimpulan

Demikianlah segala hal tentang lembaga pembiayaan yang perlu kamu ketahui mulai dari makna, fungsi serta jenis-jenisnya. Semoga dengan ini, bila kamu adalah pemilik usaha memiliki motivasi untuk terus mengembangkan usahanya dan tidak terjebak pada masalah ketiadaan modal. Hal tersebut dikarenakan sudah hadir lembaga yang membantu UMKM menjalankan usahanya. Salah satunya yang bergerak pada sistem syariah yaitu Qazwa.id.

Jika kamu tertarik dengan konten bisnis seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Bisnis. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.