Manfaat Fintech Syariah untuk Umat, Kamu Bisa Ikut Kontribusi

0
1813
Manfaat Fintech Syariah untuk umat

Meski sempat dikhawatirkan dapat menciptakan shadow banking, sebetulnya fintech memegang peranan penting di masa depan. Seiring dengan semakin naik daunnya fenomena hijrah di tanah air, ditambah juga dukungan teknologi, fintech jadi kehadiran tepat yang lahir pada abad ke 20.

Jangan pandang sebelah mata fintech lantas langsung menyimpulkan bahwa P2P lending, crowdfunding, dan beragam jenis lainnya berbasis fintech akan merugikan bank serta menakutkan masyarakat. Nyatanya ada banyak manfaat yang bisa dihasilkan oleh fintech syariah, seperti :

1. Membantu UMKM

Manfaat utama yang hanya ditawarkan fintech adalah kemurah hatiannya untuk siap membantu UMKM ke luar dari masalah umkm karena ketidakmampuan menjangkau perbankan untuk mendapatkan modal usaha. Bank lazimnya mengajukan beberapa persyaratan yang lebih rumit dibandingkan fintech. Singkatnya, mayoritas masyarakat masih belum mendapat akses perbankan.

Sehingga salah kaprah jika fintech dijadikan sebagai saingan perbankan. Harapannya setelah mendapat dana dari fintech, UMKM tersebut semakin melebarkan sayapnya hingga mendapat pendanaan dari bank. Dapat disebut fintech sebagai inisiator atau perantara sebelum UMKM bisa menjangkau perbankan. Fintech bisa menjadi penghubung bagi bank untuk menyalurkan pendaannya yang belum tersalurkan. Hal lainnya adalah fintech mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang jelas tidak mampu dilakukan oleh bank. 

2. Bebas Riba

Kita semua tentu tahu yang membedakan antara fintech konvensional dengan syariah adalah akad yang digunakan. Fintech syariah akan mengedepankan penggunaan prinsip syariah yang terbebas dari 3 maghrib, yaitu Maysir, Gharar, dan Riba. Akibatnya lebih aman karena tidak ada bunga pada praktiknya.

Selain itu, dengan adanya fintech syariah juga sebagai pendorong sekaligus penggerak untuk memperkenalkan gaya hidup halal kepada masyarakat luas dan tidak hanya terbatas pada masyarakat Muslim saja. Semoga menyadarkan masyarakat pentingnya menggunakan prinsip Islam bahkan dalam segi finansial. 

Baca Juga : Dosa Riba dalam Islam

3. Menguntungkan Berbagai Pihak 

Sadar atau tidak, fintech terutama P2P lending dan crowdfunding sejatinya berperan sebagai penyalur antara yang pihak dengan dana berlebih dengan pihak yang membutuhkan dana. Fintech sebagai penjembatan hingga terjadi keseimbangan antara keduanya. Jadi, fintech bukan hanya menguntungkan masyarakat menengah ke atas dengan mendapatkan keuntungan, tetapi juga menyejahterakan masyarakat dengan usaha kecil agar sanggup menghidupi usahanya. 

4. Mudah

Sebagian besar manusia zaman sekarang sudah tak terlepas dengan teknologi. Fintech hadir memangkas hambatan untuk mengakses keuangan serta mendukung gaya hidup anak muda yang sangat dekat dengan teknologi informasi. Selain itu, karena kemudahannya untuk diakses secara online maka bisa dilakukan siapa saja,dimana saja, dan kapan saja.

Sangat mudah jika membutuhkan akses transaksi ke keuangan, cukup memanfaatkan paket internet dan gawai elektronik. Selain itu, proses transaksi juga lebih sederhana dan bisa menjangkau berbagai lapisan masyarakat secara luas.

5. Fintech Syariah Lebih Aman

Prinsip bebas riba tentu saja lebih aman, seperti kita ketahui bersama bahwa riba hanya akan menguntungkan salah satu pihak dan merugikan pihak lainnya. Di samping itu, dalam menjalani usahanya wajib mengikuti aturan dari DSN-MUI dan OJK sehingga tidak perlu khawatir takut tertipu. Fintech juga terjamin operasionalnya karena telah melewati beragam proses. 

Itu dia beberapa manfaat yang ditawarkan Fintech demi kemaslahatan umat. Di tengah era teknologi digital, sudah saatnya untuk mulai melek teknologi dan menyambut kehadiran Fintech untuk masa depan.


Jika kamu tertarik dengan konten islami seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Ekonomi Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.