Marketplace: Pengertian, Jenis dan Contoh di Indonesia

0
816
marketplace

Salah satu hobi milenial di Indonesia saat ini adalah belanja online. Apalagi ditengah wabah seperti ini dimana orang dituntut untuk tetap di rumah. Ketika belanja online mereka akan menyasar marketplace untuk melakukan pembelanjaan.

Fenomena marketplace di Indonesia tentunya bukan barang baru. Mereka bahkan muncul sebagai startup raksasa yang kini telah menyandang status sebagai unicorn.

Setidaknya ada tiga pihak yang diuntungkan dengan hadirnya pasar online ini. Diantara orang tersebut adalah penjual atau supplier, reseller atau dropshipper dan tentunya pembeli.

Kamu juga pasti salah satu yang pernah berbelanja online melalui platform ini.

Kalau melihat sejarah, marketplace mulai populer pada tahun 1995. Saat itu yang muncul sebagai pemain yang besar adalah ebay dan amazon.

Di tahun yang sama salah satu bank besar di Amerika bernama The Presidential Bank meluncurkan online banking pertama.

Dilanjutkan dengan kehadiran PayPal yang sangat terkenal sebagai jalur pembayaran internasional.

PayPal dihadirkan dengan tujuan memberikan kemudahan untuk melakukan transaksi online khususnya dalam ruang lingkup internasional.

Tahun 1999, salah satu tokoh pengusaha terkemuka di dunia yaitu Jack Ma mengeluarkan produknya yang kemudian menjadi raksasa yaitu Alibaba.

Indonesia tidak ketinggalan, ada beberapa marketplace di Indonesia. Kedua diantaranya telah menjadi bisnis yang menyandang gelar sebagai unicorn.

Pada artikel ini kita akan membahas lebih dalam tentang marketplace mulai dari pengertian, jenis dan beberapa contohnya di Indonesia.

Baca Juga: 7 Tips Work From Home agar Lebih Produktif

Marketplace
sumber: google.com

Pengertian

Kalau dilihat dari bahasanya marketplace memiliki arti yaitu pasar. Sebagaimana fungsi pasar, ialah tempat untuk mempertemukan antara penjual dan pembeli.

Seperti itulah konsep marketplace. Ia akan mempertemukan penjual dan pembeli namun dalam dunia online.

Platform ini akan mempersilahkan siapapun untuk menjual produk apapun. Harga, jenis, kondisi, lokasi, kurir, berat dan semuanya diatur oleh si penjual.

Pembelipun bebas memilih produk mana yang akan ia beli. Karena pada dasarnya, penyedia marketplace hanya menyediakan tempatnya saja dengan sistem IT yang tersistematik.

Baca Juga: Panduan Membuat Copywriting yang Gurih dan Menjual

Jenis

Tahukah kamu bahwa ternyata marketplace ada jenisnya. Setidaknya ada dua jenis yaitu vertikal dan horizontal.

Jenis horizontal adalah jenis yang mengarah pada marketplace yang menjual produk apapun alias tidak spesifik.

Bisa juga disebut sebagai toserba alias toko serba ada.

Adapun jenis vertikal mengarah pada marketplace yang menjual produk yang spesifik. Misal, khusus produk kecantikan, produk furniture dan sebagainya.

Image result for marketplace
sumber: google.com

Baca Juga: Strategi Instagram Marketing untuk Meningkatkan Omsetmu

Contoh

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa ada beberapa contoh marketplace di Indonesia.

Dua diantaranya telah menyandang gelar unicorn yaitu tokopedia dan bukalapak.

Berikut adalah beberapa contoh yang ada di Indonesia.

Tokopedia

Perusahaan yang didirikan oleh William Tanuwijaya ini tentunya tidak asing lagi oleh khalayak netizen pecinta belanja.

Warna hijau yang menjadi ciri khas website ini menyajikan berbagai macam produk yang menarik.

Tidak hanya menjadi tempat penjual dan pembeli, Tokopedia juga seringkali menjadi tempat yang dimanfaatkan oleh para dropshipper.

Karena terdapat salah satu fitur “mengirim sebagai dropshipper” yang disediakan oleh Tokopedia.

Jadi, kalau kamu adalah seorang dropshipper kemudian ingin menjual barang milik supplier langsung ke end user maka kamu bisa memilih fitur tersebut.

Kamu tinggal tuliskan nama toko online kamu dan mencantumkan nomor hp.

Bukalapak

Ini juga pastinya juga tidak asing ditelinga para shopaholic. Sebuah marketplace yang didirikan oleh anak muda lulusan ITB yaitu Achmad Zaky.

Dengan tujuan memajukan UMKM dengan go online, Achmad Zaky menghadirkan Bukalapak dengan segala fiturnya yang tentunya sangat membantu para pelapak.

Bukalapak kini telah memiliki 1 juta pelapak yang giat untuk menjualkan produknya.

Selain sebagai marketplace, Bukalapak juga sering menghadirkan event seperti bukatalks, bukatawa, dan sebagainya.

Shopee

Marketplace yang sering diendorse oleh para artis international seperti blackpink dan Christiano Ronaldo ini juga tidak kalah populer dengan yang lain.

Biasanya pembeli di shopee mayoritas adalah perempuan.

Berbeda dengan Tokopedia dan Bukalapak yang hanya ada di Indonesia. Shopee juga berada di negara lain seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam dan Taiwan.

BliBli

Selanjutnya adalah blibli.com. Ini adalah situs belanja online yang menghadirkan berbagai macam produk seperti komputer dan gadget, fashion, kesehatan dan kecantikan, ibu dan anak, rumah dan dekorasi, otomotif.

Ada banyak promo yang biasanya dihadirkan oleh situs blibli.

JD.ID

Situs JD.ID biasanya paling diincar ketika masuk harbolnas (hari belanja online nasional).

Situs belanja online ini biasanya menghadirkan banyak promosi yang gila-gilaan ketika harbolnas.

Produk-produk yang terkenal biasanya adalah fashion, elektronik, dan gadget. JD.ID meluncur pada November 2015 dan merupakan anak perusahaan dari chinaJD.com.

Kesimpulan

Intinya marketplace adalah platform jual beli online yang hadir untuk membantu para pedagang menjual barang dagangannya via online.

Serta mempermudah pembeli untuk menemukan produk yang sedang ia cari.

Demikianlah penjelasan tentang marketplace beserta pengertian, jenis dan contohnya di Indonesia.

Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan dalam dunia bisnis.

Jika kamu tertarik dengan konten bisnis seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Bisnis. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.