Menabung

“Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit”. Mungkin kamu sangat sering mendengar pepatah yang satu ini. Pepatah ini kerap diartikan dalam sebuah aktivitas keuangan yaitu menabung.

Aktivitas menabung sudah diajarkan bahkan dari sejak kecil. Mungkin kamu juga salah satu anak yang diajarkan untuk berhemat ketika dikasih uang jajan. Orang tuamu pasti sering menganjurkan untuk rajin-rajin menabung. Apalagi ketika kamu ingin meminta sesuatu. Seperti mainan, jalan-jalan atau sebagainya, orang tua biasanya akan menyuruhmu untuk menyisihkan sebagian dari uang jajanmu untuk bisa membeli apa yang kamu pinta itu.

Jikalau saat ini sudah bekerja dan tidak lagi meminta kepada orang tua maka aktivitas menabung ini perlu kamu perhatikan dengan baik. Penyakit orang yang menerima gaji atau penghasilan sendiri adalah gampang menghabiskannya untuk sesuatu yang konsumtif. Bahkan seringkali uang habis sebelum masanya gajian lagi. Itulah mengapa penting untuk mulai lebih giat menabung.

Nah, kalau kamu ingin mulai menabung maka kamu harus tahu dulu nih kiat-kiat agar bisa istiqomah untuk menabung. Apa saja kiat-kiat tersebut?

Baca Juga: Segala Hal tentang Dunia Investasi Sebelum Mulai

Menabung

Sisihkan di Awal

Hal yang paling menggetarkan adalah ketika baru menerima gaji. Ketika kamu mendapatkan penghasilan, uang berasa sangat panas dan ingin segera dikeluarkan. Bila tidak dikendalikan dengan baik maka yang terjadi adalah uangmu habis tanpa sisa bahkan sebelum waktunya kamu dapat gaji lagi. Sayang, kan?

Kalau udah kayak gitu alhasil kamu akan berhutang untuk memenuhi kebutuhanmu. Nah, makanya penting untuk menyisihkan langsung pendapatanmu di awal-awal. Tetapkan saja jumlah uang yang ingin kamu tabung. Misal, gaji kamu tiap bulan 4 juta. Kamu, bsa langsung sisihkan untuk nabung sebesar Rp1 juta. Sisanya, bisa kamu gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bawa Makanan Sendiri

Kiat selanjutnya adalah dengan mengusahakan sesuatu yang bisa dibawa dari rumah untuk menghemat biaya. Salah satunya adalah dengan membawa bekal sendiri.. Kalau kamu adalah jomblo hehe, maka kamu bisa langsung membawa bekal berupa makanan yang sudah disiapkan oleh ibumu. Katakanlah, kamu sarapan dan sisa makanan sarapan tersebut bisa kamu bungkus untuk kamu bawa sebagai bekal makan siang. Dengan begini kamu tidak perlu lagi untuk beli makanan di luar apalagi makan siang di daerah perkantoran yang rata-rata harganya cukup membuat kantong sekak.

Dengan membawa bekal sendiri kamu akan lebih dimudahkan untuk bisa menabung bahkan jumlah uang yang ditabung bisa lebih banyak karena kamu lebih hemat dalam mengkonsumsi uang.

Baca Juga: 6 Investasi Jangka Panjang untuk Hari Tua

Menabung

Mengurangi Nongkrong di Coffee Shop

Kamu mungkin menyadari bahwa sekarang coffee shop bagaikan jamur yang tersebar dimana-mana. Ya, fenomena anak muda yang suka nongkrong, berkumpul dan berbagi cerita membuat tempat tongkrongan menjadi penting untuk disediakan. Apalagi tempat tongkrongan yang instagramable, sudah pasti menjadi daya tarik tersendiri. Nah, kalau kamu terbawa arus seperti itu maka siap-siap saja penghasilanmu akan habis sia-sia karena kebiasaanmu untuk nongkrong di coffee shop. Karena harga minuman di coffee shop bisa berkisar puluhan sampai ratusan ribu. Mending di warkop, ya engga? hehe

Supaya uang kamu bisa disisihkan untuk menabung maka kamu bisa mengurangi kebiasaan untuk nongkrong di coffee shop. Coba pilih tempat lain seperti di rumah sendiri bila kaitannya dengan diskusi atau sekedar silaturahim.

Kesimpulan

Nah, itulah kiat-kiat menabung yang bisa kamu langsung praktikkan. Ingat, bahwa uang yang kamu peroleh saat ini akan sia-sia apabila kamu tidak mengelolanya dengan tepat. Membangun kebiasaan untuk menabung akan menumbuhkan semangat untuk berhemat dan bijak dalam mengelola keuangan.

Jika kamu tertarik dengan konten keuangan seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Keuangan. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here