Niat Mandi Wajib Sekaligus Tata Cara Sesuai Sunnah

0
305492
Niat Mandi Wajib

Melakukan niat mandi wajib adalah hal yang sudah seharusnya dilakukan bagi mereka yang sudah berpasangan dan telah melakukan hubungan suami istri.

Mandi wajib ini juga dilakukan oleh mereka yang mengalami mimpi basah.

Islam sudah begitu sempurna dalam setiap ajarannya. Bahkan bab terkait dengan kesucian atau thaharah saja diajarkan secara mendetail.

Banyak orang mengetahui bahwa adanya kewajiban untuk melaksanakan niat mandi wajib. Sayangnya banyak orang yang tidak tahu bagaimana tata cara yang sebenarnya sesuai sunnah.

Bahkan banyak diantara mereka yang mengatakan bahwa perbedaan antara mandi biasa dengan mandi wajib terdapat pada niatnya.

Betul bahwa niat menjadi salah satu pembeda tetapi tidak hanya itu. Ada tata cara yang telah diajarkan Rasulullah terkait dengan mandi wajib.

Mengapa seseorang harus mandi wajib?

Karena ketika ia berada dalam keadaan junub maka tidak sah ibadah yang ia lakukan seperti baca qur’an dan sholat. Dr. Khalid Basalamah menambahkan kecuali kalau ibadah puasa.

Bila seseorang setelah adzan shubuh masih dalam keadaan junub maka puasanya tetap sah. Lain cerita kalau ia berhubungan suami istri setelah adzan shubuh maka puasanya batal.

Dalam artikel kali ini kita akan membahas lebih lanjut tentang niat mandi wajib beserta tata caranya.

Baca Juga: Niat Puasa Qadha dan Perintah Mengerjakannya

Niat Mandi Wajib
sumber: unsplash.com

Niat Mandi Wajib

Berikut ini adalah lafadz dari niat mandi wajib.

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Tulisan latin dari bacaan ini adalah:

“Nawaitul Ghusla Lifrafil Hadatsil Akbari Fardhan Lillahi Ta’aala.”

Terjemahannya adalah sebagai berikut:

“Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah ta’aala.”

Tata Cara Mandi Junub

Ada dua hadist yang menjadi rujukan terkait dengan tata cara mandi junub atau mandi wajib. Yaitu hadist dari Aisyah yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan hadist dari Maimunah yang diriwayatkan oleh Muslim.

Hadist pertama yaitu,

Dari ‘Aisyah, isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya. Kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat.

Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air, lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya, kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya.” (HR. Bukhari no. 248 dan Muslim no. 316)

Hadist kedua yaitu,

Dari Ibnu ‘Abbas berkata bahwa Maimunah mengatakan, “Aku pernah menyediakan air mandi untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu beliau menuangkan air pada kedua tangannya dan mencuci keduanya dua kali-dua kali atau tiga kali.

Lalu dengan tangan kanannya beliau menuangkan air pada telapak tangan kirinya, kemudian beliau mencuci kemaluannya. Setelah itu beliau menggosokkan tangannya ke tanah.

Kemudian beliau berkumur-kumur dan memasukkan air ke dalam hidung. Lalu beliau membasuh muka dan kedua tangannya. Kemudian beliau membasuh kepalanya tiga kali dan mengguyur seluruh badannya.

Setelah itu beliau bergeser dari posisi semula lalu mencuci kedua telapak kakinya (di tempat yang berbeda).” (HR. Bukhari no. 265 dan Muslim no. 317)

Baca Juga: Serba-Serbi Puasa Rajab yang Perlu Kamu Ketahui

Niat Mandi Wajib
sumber: unsplash.com

Rangkuman Tata Cara Niat Mandi Wajib

Singkatnya, setidaknya ada 8 tata cara mandi wajib. Menuangkan air dan mencuci kedua tangan.

Pertama, mengambil air dengan tangan kanan untuk mencuci kemaluan dengan tangan kiri. Dalam hal ini bisa menggunakan gayung

Kedua, menggosokkan tangan kiri ke tanah. Dalam konteks sekarang diganti dengan sabun.

Ketiga, berkumur dan menghirup air ke dalam hidung kemudian dilanjutkan dengan berwudhu namun tidak sampai membasuh kaki karena bagian ini diakhirkan

Keempat, ketika memulai membasahi rambut, sela-selai pangkal rambut dan basahi dengan air sampai seluruh kepala dan rambut basah.

Kelima, siram kepala 3 kali dilanjutkan dengan menyiram seluruh anggota badan.

Keenam, mengguyur air ke seluruh badan dengan mendahulukan bagian kanan

Ketujuh, Jangan lupa untuk digosok terutama pada bagian badan yang tersembunyi.

Kedelapan, Berpindah tempat dan cuci kedua kaki jangan lupa sela-selai jari kaki sampai anda yakin seluruh kaki basah.

Baca Juga: 5 Fakta Tentang Dajjal yang Mencenangkan

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan tentang niat mandi wajib beserta tata caranya yang perlu kamu ketahui. Semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan dan bisa kamu amalkan ketika kamu dalam keadaan junub.

Jika kamu tertarik dengan konten keislaman seperti, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.