Niat Puasa Arafah: Arab, Latin dan Terjemahannya

0
217
Niat Puasa Arafah

Salah satu ibadah puasa sunnah yang memiliki fadillah luar biasa adalah puasa arafah. Namun, untuk memulai puasa ini tentunya kamu harus tahu niat puasa arafah.

Sebagaimana dalam hadist Rasulullah SAW yang terkenal dan menjadi banyak rujukan dalam setiap rangkaian ibadah yaitu hadist tentang niat.

Termaktub juga dalam Kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi dan Kitab Shahih Bukhari dan diletakkan di nomor 1.

Hadist tersebut berbunyi,

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya.

Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.”

(HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)

Puasa ini dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, disebut puasa Arafah karena puasa ini dilakukan ketika jama’ah haji sedang melaksanakan wukuf di Arafah.

Hukum atas puasa ini adalah sunnah muakkadah yang artinya sunnah yang sangat dianjurkan.

Rasanya sayang bila kamu melewatkan ibadah yang satu ini. Mengingat keutamaannya yang luar biasa.

Keutamaannya adalah dihapuskannya dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun setelahnya.

Rasulullah SAW bersabda: “Puasa satu hari Arafah (9 Dzulhijjah), saya berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya.

Dan puasa hari ‘Asyura’ (10 Muharram), saya berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya.” (HR. Muslim, no 1162).

Oke kembali kepada topik utama yaitu tentang niat puasa arafah, lantas bagaimana lafadz niat tersebut?

Baca Juga: Segala Hal Tentang Puasa Arafah yang Perlu Kamu Ketahui

Niat Puasa Arafah
sumber: liputan 6

Niat Puasa Arafah

Sebenarnya tidak ada dalil yang pasti bagaimana lafadz niat puasa arafah. Karena niat berasal dari dalam hati.

Semua ulama sepakat bahwa tempat niat di dalam hati, begitu tulis Syaikh Wahbah Az-Zuhaili dalam bukunya Fiqih Islam wa Adillatuhu.

Rasulullah dan para sahabat memang terbiasa mengucapkan niat tanpa dilafadzkan.

Namun, agar mempermudah kaum muslimin dalam menghadirkan niat, maka lafadz yang dapat diucapkan saat hendak melaksanakan puasa arafah adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Agar mempermudah membacanya berikut bacaan dalam bahasa latinnya:

Nawaitu shouma ‘arofata sunnatan lillaahi ta’aalaa

Kemudian terjemahan atau artinya:

Saya niat puasa Sunnah Arafah karena Allah Ta’ala.

Niat ini baik dilafadzkan di malam hari sebelum terbit fajar. Namun, sebagaimana dalam fiqh khusus puasa sunnah terkait niat dapat di pagi hari bila terlupa.

Rujukan atas pendapat tersebut terdapat pada hadist Nabi SAW,

Dari Aisyah Ummul Mukminin, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menemuiku pada suatu hari lantas beliau bertanya, “Apakah kalian memiliki sesuatu untuk dimakan?” Kami pun menjawab, “Tidak ada.

Beliau pun bersabda, “Kalau begitu saya puasa.” Kemudian di hari lain beliau menemui kami, lalu kami katakan pada beliau,

Kami baru saja dihadiahkan hays (jenis makanan berisi campuran kurman, samin dan tepung).

Lantas beliau bersabda, “Berikan makanan tersebut padaku, padahal tadi pagi aku sudah berniat puasa.” Lalu beliau menyantap makanan tersebut. (HR. Muslim).

Baca Juga: 6 Rukun Haji yang Membuat Hajimu Sah dan Mabrur

Niat Puasa Arafah
sumber: Tamasia

Tata Cara Puasa Arafah

Sebenarnya tidak ada beda antara puasa arafah dengan puasa yang lain terkait tata caranya. Kamu cukup berniat puasa kemudian mengawalinya dengan sahur.

Aktivitas sahur dalam puasa jangan dianggap remeh, karena di dalam sahur terdapat keberkahan.

Namun, apabila terlambat sahur maka puasa tetap dianggap sah asalkan menahan hal-hal yang membatalkan puasa hingga adzan maghrib berkumandang.

Baca Juga: Perbedaan Haji dan Umroh yang Perlu Kamu Ketahui

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang niat puasa arafah yang bisa kamu ikuti. Semoga dengan hadirnya penjelasan ini semakin menguatkanmu untuk berpuasa saat arafah.

Jika kamu tertarik dengan konten keislaman seperti, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.