Niat Wudhu Beserta Tata Cara yang Benar untuk Diamalkan

0
546040
Niat Wudhu

Salah satu amalan yang mengharuskan untuk bersuci adalah sholat yaitu dengan berwudhu. Karena tanpa wudhu sebuah sholat menjadi tidak sah dan karena setiap amalan bergantung niatnya maka yang akan dibahas kali ini adalah tentang niat wudhu.

Bersuci di dalam Islam merupakan bagian yang penting. Karena kodrat Islam adalah agama yang suci begitupun umatnya harus merepresentasikan hal yang sama.

Itulah sebabnya praktik wudhu merupakan hal yang wajib dipelajari bahkan sedari kecil dan itu bermula dari niat wudhu.

Namun sebelum itu mari bahas tentang kewajiban wudhu.

Allah SWT berfirman untuk menegaskan kewajiban untuk berwudhu. Firman tersebut terdapat pada QS. Al-Maidah ayat 6 yaitu:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى

الْكَعْبَيْنِ

yang artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian ingin melaksanakan sholat, basuhlah wajah dan tangan kalian sampai ke siku, dan usaplah kepala kalian dan (basuhlah) kaki kalian sampai kedua mata kaki

Berdasarkan ayat tersebut dapat disimpulkan betapa pentingnya pelaksanaan sholat yang didahului dengan wudhu.

Itulah mengapa umat Islam perlu mengetahui mulai dari niat wudhu karena itulah yang akan diiamalkan setiap hari ketika hendak berwudhu.

Baca Juga: 5 Fakta tentang Taqy Malik yang Menginspirasi

Niat Wudhu
Sumber: google.com

Lafadz Niat Wudhu

Sebagaimana umumnya dalam memulai setiap kegiatan supaya mendapatkan keberkahan maka diawali dengan mengucapkan basmallahn begitupun dalam perkara wudhu.

Lafadz yang perlu diucapkan terlebih dahulu adalah lafadz agung yaitu bismillahirrahmannirrahiim.

Setelah itu, mulailah membaca niat wudhu. Berikut lafadz dari niat wudhu tersebut.

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Bacaan latin dari lafadz tersebut adalah sebagai berikut.

“Nawaitul whudu-a lirof’il hadatsii ashghori fardhon lillaahi ta’aalaa”

Berikutnya adalah terjemahajn dari niat wudhu, yaitu:

“Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu (wajib) karena Allah ta’ala”

Ingatlah bahwa niat ini dilakukan sebelum mulai melakukan pembasuhan anggota tubuh. Hal ini dimaksudkan untuk memantabkan amalan dan membuatnya menjadi lebih afdhal.

Karena hal tersebut mengacu pada hadist Nabi SAW yang termaktub dalam dua kitab yang masyhur yang merupakan karangan ulama terkemuka.

Kedua kitab tersebut adalah Riydahus Shalihin dan Al-Arba’in yang ditulis oleh Imam An-Nawawi.

Dalam kitab tersebut hadist pertama yang diletakkan berbunyi sama, yaitu “segala amal tergantung niatnya“.

Jadi, meskipun kamu melakukan aktivitas seperti wudhu tapi tanpa diiringi dengan niat wudhu maka aktivitasmu tersebut akan dianggap seperti aktivitas biasa orang sedang mencuci bagian tubuh.

Baca Juga: Fakta Menarik Mie Samyang Halal dari Korea