Over Kredit Rumah: Mekanisme dan Tips dalam Melakukannya

0
103
over kredit rumah

Salah satu cara untuk memiliki rumah dengan biaya yang murah adalah dengan mengambil over kredit rumah. Pernah mendengar istilah itu?

Pasti kamu tidak asing dengan istilah Kredit Pemilikan Rumah (KPR)? Yap itu adalah salah satu cara agar kamu bisa memiliki rumah tanpa harus menyiapkan uang seceara keseluruhan.

Harga rumah yang berkisar ratusan juta hingga miliaran tersebut bila kamu harus menabung dahulu sampai rumah itu kebeli secara tunai tentunya akan membutuhkan waktu yang lama.

Katakanlah bila sekarang kamu bekerja dan memiliki penghasilan tetap yaitu Rp5 juta/bulan. Dari penghasilan tersebut kamu bisa tabung 20%nya yaitu Rp1 juta.

Katakanlah kamu ingin membeli rumah sederhana untuk keluarga kecil dengan harga senilai Rp200 juta. Maka kamu membutuhkan 200 bulan atau setara 16 tahun 6 bulan.

Bila sekarang umurmu 24 maka kamu baru bisa beli uang secara tunai pada usia 40 tahun. Sayang kan? oleh sebab itu cara tercepat adalah dengan menggunakan KPR.

Nah, pada proses KPR ada saja pihak yang tidak sanggup melanjutkan cicilannya. Alasannya kebanyakan karena masalah ekonomi. Terlebih di masa pandemi saat ini yang menyebabkan pendapatan menurun.

Alhasil mereka melakukan over kredit rumah yaitu memindahalihkan kepemilikan kredit yang dulunya milik si A ke milik si B.

Lantas bagaimana mekanisme over kredit rumah ini berlangsung? yuk simak sampai habis.

Baca Juga: Biaya Renovasi Rumah

Over Kredit Rumah
sumber: pexels

Mekanisme Over Kredit Rumah

Setidaknya ada dua mekanisme perihal peralihan kredit rumah yaitu melalui bank dan melalui notaris. Kamu bisa memilih salah satu antara kedua mekanisme tersebut.

Bila melalui bank maka prosesnya akan lebih mudah apabila pemilik rumah dengan pembeli memiliki bank yang sama. Bila pemilik rumah dan pembeli berbeda bank maka disarankan untuk melakukan prosesnya melalui notaris, karena proses melalui notaris lebih cepat dibandingkan bank.

Oke pertama kita akan membahas mekanisme peralihan kredit melalui bank.

Mekanisme Over Kredit Melalui Bank

Pertama yang perlu kamu lakukan adalah datang ke bagian administrasi ataupun customer service untuk mengajukan peralihan kredit.

Kedua pemohon yang nantinya akan bertindak sebagai debitur baru akan mengisi form sebagai administrasi peralihan. Langkah berikutnya bank akan mengecek persyaratan sebagai administrasi berupa:

A. Data objek jual tanah beli (tanah/bangunan),

B. Foto copy Perjanjian Kredit dan surat penegasan perolehan kredit,

C. Foto copy sertifikat (berisi keterangan /stempel pihak bank bahwa tanah dan bangunan tersebut sedang dijaminkan pada bank berkenaan)

D. Foto copy IMB, SPPT PBB 5 tahun terakhir yang sudah dilengkapi dengan bukti lunasnya (STTS).

E. Print out bukti pembayaran angsuran yang terakhir sebelum dilaksanakan over kredit

F. Asli buku tabungan yang digunakan untuk pembayaran angsuran

G. Data Penjual & Pembeli

H. FC KTP suami istri

I. FC Kartu keluarga

J. FC Akta Nikah

K. FC Keterangan WNI atau ganti nama (bila ada, untuk WNI keturunan)

Mekanisme Over Kredit Melalui Notaris

Bila pembeli dan pemilik rumah sepakat untuk tidak melibatkan bank dalam proses peralihan kredit maka pilihan untuk menggunakan notaris dalam proses ini dapat menjadi pilihan yang tepat.

Cara agar kamu bisa melakukan over kredit yang pertama adalah pihak pembeli dan penjual/pemilik rumah datang ke notaris membawa berkas kelengkapan rumah.

Selanjutnya notaris akan membuat akta jual beli atas pengalihan tanah bangunan beserta surat kuasa untuk melunasi sisa angsuran dan kuasa untuk mengambil sertifikat.

Kemudian penjual menandatangani surat pemberitahuan kepada bank tentang peralihan hak atas tanah yang dimaksud. 

Sejak dimulainya pengalihan ini walaupun cicilan dan sertifikat masih atas nama penjual, namun karena haknya sudah beralih, maka penjual tidak berhak lagi untuk melunasi sendiri dan mengambil sertifikat asli yang menjadi jaminan di bank.

Baca Juga: Syarat KPR yang perlu kamu ketahui

Over Kredit Rumah
sumber: pexels

Tips Saat Melakukan Over Kredit

Ada beberapa tips yang bisa kamu coba ketika akan melakukan over kredit rumah.

Jika pembeli membeli rumah yang sudah jadi, ia perlu mengawasi secara detail pembangunan dan perlu lebih teliti membaca Perjanjian Pengikatan Jual Beli antara pengembang dengan pemilik lama.

Kamu harus baca isi dari PPJB yang didalamnya berisi waktu penyerahan dan spesifikasi bangunan.

Kamu juga perlu memastikan bahwa pemilik rumah yang lama tidak memiliki masalah seperti kredit macet. Akan lebih baik bila kamu menanyakan alasan ia melakukan peralihan kredit.

Cek juga track record berdasarkan angsuran pemilik rumah agar memastikan bahwa ia tidak memiliki masalah utamanya perihal denda yang harus ia bayarkan ke bank.

Baca Juga: Tips Membeli Rumah Pertama agar Tidak Menyesal

Penutup

Demikianlah penjelasna tentang over kredit rumah beserta mekanisme dan tips dalam eksekusinya. Semoga penjelasannya bermanfaat dan memberikan wawasan untukmu perihal perkreditan rumah.

Jika kamu tertarik dengan konten keuangan seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Keuangan. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.