Peta Jalan Menuju UKM Sukses Menurut Hermawan Kertajaya

0
1016

Berangkat pada era industri 4.0, persaingan menjadi sangat ketat. Untuk itu, dibutuhkan berbagai macam amunisi untuk dapat menjadi UKM yang tangguh dan sukses melewati persaingan tersebut.

Tokoh Marketing di Indonesia bahkan namanya sudah terkenal di dunia yaitu Hermawan Kertajaya, seorang pendiri Markplus.Inc dan penulis buku Marketing 4.0 bersama Phillip Kotler memaparkan peta jalan untuk UKM agar dapat sukses. Apa saja peta jalan tersebut?

Profesional

Apa itu profesional? Profesional adalah role dibagi kompetensi. Kalau kamu ingin memulai suatu bisnis maka petakan kompetensi apa yang harus  dikuasai untuk menjalankan role-role yang ada. Misalnya, kamu mau membuka restoran, maka kamu membutuhkan role seorang chef.

Lalu, kompetensi yang harus dikuasai adalah memasak. Cukup? Tentu tidak. Kamu perlu orang lain yang berperan di bidang infrastruktur/desain arsitektur, administrasi dan sebagainya. Mereka yang menempati posisi tersebut juga harus memiliki kompetensi yang tepat sesuai dengan bidangnya. Tanpa kompetensi yang memadai maka role-nya tidak akan berjalan dengan baik.

Produktif

Tidak cukup menjadi profesional saja. Ketika kamu sudah memilikiprofesionalitas maka kamu harus buktikan bahwa kamu bisa menghasilkan output dari input yang ada. Sederhananya, produktifitas adalah output dibagi input. Ketika kamu sudah mulai membangun bisnis dan sudah memetakan kompetensi yang ada untuk mengisi role yang diperlukan.

Maka langkah selanjutnya adalah menggambarkan proses rantai nilai ((value chain) dari hulu sampai hilir. Kembali ke contoh restaurant, maka rantai nilainya dimulai dari proses masak, persiapan makanan, pelayanan sampai terjadi pembayaran. Kalau proses ini sudah dipetakan maka kamu bisa mententukan level of service seperti apa yang akan diberikan. Apakah yang tinggi, menengah, atau yang rendah.

Jangan lupa untuk menghitung biaya dari semua proses tersebut. Ingat loh, cost merupakan input sedangkan level of service adalah output. Keduanya harus cocok. Kalau keduanya cocok maka kamu sudah tergolong dalam kategori produktif.

Kreatif

Apa itu kreatif? Kreatif kalau dirumuskan adalah novelty dibagi resource. Kamu tergolong kreatif apabila kamu bisa menciptakan sesuatu yang baru dengan resources yang ada saat itu. Sesuatu yang dimaksud adalah sesuatu yang tidak dipikirkan orang.

Tetapi ketika kamu ingin menciptakan sesuatu yang baru dengan menambahkan resource maka kamu termasuk golongan yang tidak kreatif. Salah satu implementasi dari sifat kreatif adalah dengan merancang apa yang akan ditawarkan. Kamu bisa menggunakan konsep 4 P.

  • Product (Kamu harus menentukan produk seperti apa akan menarik pelanggan)
  • Price (Kamu harus menentukan harga yang pas yang akan dibeli oleh pelanggan)
  • Place (Kamu harus menentukan akses apa yang akan digunakan untuk menjual produkmu)
  • Promotion (Kamu harus menentukan media mana yang akan kamu gunakan untuk mempromosikan produkmu)

Entrepreneurial

Entrepreneurial secara sederhana adalah opportunity dibagi risk. Seorang entrepreneur harus bisa melihat opportunity dengan mengatur resiko yang ada seminim mungkin. Hal tersebut dapat dilakukan dengan 4 peta jalan :

  • Identifikasikan segmen-segmen yang menarik buat dirimu
  • Lihat apakah segmen yang kamu pilih sudah ada pesaingnya dan seberapa besar persaingannya.
  • Jikalau sudah maka perhatikan sebarapa banyak customernya yang sekiranya minat pada segmen tersebut
  • Terakhir, perhatikan resiko kesalahan segmen yang dituju dikarenakan ada perubahan zaman. Seperti perkembangan teknologi. Kalau kamu ingin membangun bisnis taksi konvensional maka akan langsung kalah karena sudah ada taksi online.

Jika kamu tertarik dengan konten islami seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Bisnis. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.