Surat Al Falaq : Asbabun Nuzul, Arab, Arti, dan Keutamaan

0
19137
surat al falaq

Salah satu surat yang sering dibacakan dalam setiap sholat adalah Surat Al-Falaq. Surat ini terdapat pada juz ke-30 atau sering disebut juz amma.

Surat ini merupakan surat makkiyah yang artinya diturunkan sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke madinah.

Ia terdiri dari lima ayat yang sangat sarat akan makna. Bersama dengan surat An-Nas, ia disebut sebagai surat al-mu’awwidzatain.

Kedua surat tersebut disebuat al-mu’awwidzatain karena memiliki kandungan yang berisi perlindungan (ta’awidz).

Dalam Al-qur’an, surat ini terletak pada ayat ke 113. Namun, bila berdasarkan pada urutan turunnya surat ini turun pada urutan ke-20.

Asbabun Nuzul

Asbabun nuzul atau sebab-sebab turunnya surat ini terdapat pada kitab Dalail An-Nubuwwah karayangan Imam Al-Baihaqi.

Al-Kalbi dari Abu Saleh dari Ibnu Abbas yang berkata, “Suatu ketika Rasulullah menderita sakit parah. Dua malaikat lantas mendatangi beliau . yang satu duduk diarah kepala sementara yang satu lagi diarah kaki.

Malaikat yang berada di sebelah kaki lalu bertanya kepada malaikat yang di sebelah kepala, ‘Apa yang sedang menimpanya?’ yang di sebelah kepala menjawab, ‘Disihir orang’

Yang di sebelah kaki bertanya lagi, ‘Siapa yang menyihir?’ Dijawab, ‘Labid Ibnul A’sham, seorang Yahudi.’ Malaikat itu bertanya lagi, ‘Dimana diletakkan (sihirnya itu)?’ Dijawab, ‘Di sebuah sumur milik si Fulan, di bawah batu.

Oleh sebab itu, hendaklah Muhammad pergi ke sumur itu kemudian keringkan airnya lalu angkat batunya.

Setelah itu ambillah kotak yang berada dibawahnya kemudian bakarlah.’ Pada pagi harinya, Rasulullah mengutus Ammar bin Yasir serta beberapa sahabat untuk pergi ke sumur tersebut.

Ketika sampai, mereka melihat airnya berubah warna menjadi merah kecoklatan seperti air pacar / inai.

Mereka lantas menimba airnya, mengangkat batunya, mengeluarkan sebuah kotak kecil yang berada didalamnya lalu membakarnya.

Ternyata di dalamnya terdapat seutas tali yang memiliki sebelas simpul. Selanjutnya Allah menurunkan kedua surah ini.

Setiap kali Rasulullah membaca satu ayat maka terurailah satu simpul.”

Kedua surat tersebut adalah Al-Falaq dan An-Nas.

Dalam artikel kai ini kita akan membahas lebih lengkap tentang surat Al-Falaq berikut arab, arti dan keutamaannya.

Surat Al Falaq
sumber: unsplash.com

Bacaan Surat Al-Falaq

Berikut adalah bacaan surat Al-Falaq berikut arab, latin dan terjemahannya.

(1).قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ

qul a’ụżu birabbil-falaq

Artinya:

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),

(2)مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ

min syarri mā khalaq

Artinya:

dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,

(3).وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ

wa min syarri ghāsiqin iżā waqab

Artinya:

Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,

(4).وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ

wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad

Artinya:

Dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya)

(5).وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad

Artinya:

Dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.

Surat Al Falaq
sumber: unsplash.com

Keutamaan

Lalu, apa saja keutamaan surat ini dibandingkan surat yang lain?

1. Sebagai Perlindungan

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa surat al-falaq merupakan surat yang masuk ke dalam golongan surat al-mu’awwidzatain.

Yaitu surat yang didalamnya berisi perlindungan. Setiap yang membaca surat ini akan Allah lindungi dari kejahatan makhluk.

Sebagaimana dalam hadist Nabi SAW,

“Wahai Ibnu Abbas, maukah kamu aku tunjukkan –atau maukah kamu aku beritahu- sesuatu yang paling baik digunakan untuk berlindung?”

Ibnu Abbas menjawab, “Iya wahai Rasulullah.” Beliapun bersabda: “Qul a’udzu birabbil falaq dan Qul a’udzu birabbin nas, dua surat ini.” (HR. An Nasa’i; shahih)

2. Sebagai Penyembuhan.

Surat Al-Falaq nyatanya juga bisa berfungsi sebagai penyembuhan. Hal ini berdasarkan pada hadist Nabi SAW.

Dari Aisyah R.A bahwa: “Rasulullah apabila sakit, maka beliau akan membacakan untuk dirinya sendiri al-mu’awwiddzaat (surat-surat perlindungan termasuk al-Falaq) dan meniupkan pada tubuhnya.

Namun juga sakit itu payah sehingga menyulitkan Rasulullah, maka aku (Aisyah) yang membacakannya untuk Rasulullah dan kuusapkan kebadan Beliau berharap keberkahan firman Allah itu.

3. Sebagai Dzikir Pagi dan Petang

Salah satu fungsi dari surat ini adalah ditujukan sebagai dzikir pagi dan petang. Kalau kamu biasa berdzikir pagi dan petang pasti kamu akan mendapati surat ini.

Termasuk bagi kamu yang terbiasa membaca al-matsurat, setelah membaca surat al-ikhlas 3 kali maka kita membaca surat ini juga sebanyak 3 kali.

Berdasarkan hadis dari ‘Abdullah bin Khubaib: “suatu ketika kami keluar pada malam yang hujan turun sangat deras dan malam itu sangat gelap.

Kami keluar mendatangi Rasulullah dan meminta beliau untuk shalat bersama kami. Ketika saya (Abdullah bin Khubaib) menemui Rasulullah, Beliau menyuruh saya: ‘bacalah!’, namun saya tidak membaca apapun.

Lalu beliau menyuruh lagi ‘bacalah’. Tetap saya tidak membaca apa-apa. Sampai kepada perintah Rasulullah yang ketiga kalinya, saya lalu bertanya “apa yang harus saya baca ya Rasulullah?’

Rasulullah menjawab: ‘bacalah qul huwa Allah ahad (al-Ikhlas) dan al-mu’awwidzatain (al-Falaq dan al-Ikhlas ) pada waktu pagi dan petang tiga kali, karena sesungguhnya membaca itu telah mencukupkan untuk mu segala sesuatu.”

Kesimpulan

Surat al-falaq adalah surat yang tentunya kita semua hafal. Surat ini meskipun berjumlah 5 ayat tapi memiliki kandungan yang luar biasa. Ini juga cocok untuk kamu apabila ingin melakukan ruqyah pribadi.

Jika kamu tertarik dengan konten keislaman seperti, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.