Surat Al Ikhlas : Arab, Latin, Arti, dan Makna Surat Al Ikhlas

0
33510
surat al ikhlas

Setiap muslim pasti tidak asing dengan salah satu surat dalam Al-Quran yang satu ini.

Surat ini adalah surat favorit yang sangat mudah dihafalkan. Tentunya kamu pasti juga sudah menghafalnya.

Surat Al Ikhlas adalah surat ke 112 dalam Al-Qur’an. Ia termasuk ke dalam golongan surat makkiyah. Artinya bahwa surat ini diturunkan di kota Makkah.

Ia diturunkan setelah surat An-Nas.

Dalam beberapa hadist, surat ini disebut sebagai sepertiga Al-Qur’an. Sebagaimana hadist Nabi SAW.

Abu Said al-Khudri Radiyallahu anhu menceritakan, di suatu malam ada seorang sahabat yang mendengar temannya membaca surat al-ikhlas dan diulang-ulang. Pada pagi harinya, sahabat ini melaporkan kepada Rasulullah SAW, dengan nada sedikit meremehkan amalnya. Kemudian Nabi SAW bersabda,

وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ

Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, surat Al-Ikhlas senilai dengan sepertiga Al-Qur’an” (HR. Bukhari)

Disebut sebagai sepertiga Al-Qur’an karena Al-Qur’an memiliki tiga pokok kandungan sebagai berikut:

[1] Hukum, seperti ayat perintah, larangan, halal, haram, dst.

[2] Janji dan ancaman, seperti ayat yang mengupas tentang surga, neraka, balasan, termasuk kisah orang soleh dan kebahagiaan yang mereka dapatkan dan kisah orang jahat, berikut kesengsaraan yang mereka dapatkan.

[3] Berita tentang Allah, yaitu semua penjelasan mengenai nama dan sifat Allah.

Surat Al-Ikhlas menjelaskan salah satu diantaranya. Yaitu mengenai nama dan sifat Allah.

Sebelum lebih lanjut, berikut adalah bacaannya.

Baca Juga: Hukum Memasang Hiasan Dinding di dalam Islam

Surat Al Ikhlas
sumber: google.com

Bacaan Surat Al Ikhlas

Ayat Pertama

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

Dalam bahasa latin: qul huwallāhu aḥad.

Artinya: Katakanlah (Muhammad), ‘Dialah Allah, Yang Maha Esa’.

Ayat kedua

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

Dalam bahasa latin: allāhuṣ-ṣamad

Artinya: Allah tempat meminta segala sesuatu.

Ayat Ketiga

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

Dalam bahasa latin: lam yalid wa lam yụlad

Artinya: (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.

Ayat Keempat

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

Dalam bahasa latin: wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

Artinya: Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.

Baca Juga: Astaghfirullah (Pengertian, Tulisan Arab dan Keutamaan)

Surat Al Ikhlas
sumber: google.com

Makna

Sekarang kembali kepada makna pembahasan surat ini.

Ada beberapa sebab mengapa surat ini disebut sebagai surat al-ikhlas.

Pertama, karena surat ini berbicara tentang keikhlasan. Sebagaimana konsep ikhlas, bahwa ikhlas itu tidak pernah disebutkan. Makanya kalau dilihat surat ini, tidak ada satupun kata ikhlas yang disebutkan di dalam surat ini.

Kedua, karena surat ini murni membicarakan tentang keesaan Allah SWT.

Ada penjelasan dari salah satu ulama yaitu Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin. Beliau menjelaskan bahwa Surat Al Ikhlas ini berasal dari ’mengikhlaskan sesuatu’ yaitu membersihkannya/memurnikannya.

Disebut demikian karena di dalam surat ini berisi pembahasan mengenai ikhlas kepada Allah ’Azza wa Jalla. Oleh karena itu, barangsiapa mengimaninya, dia termasuk orang yang ikhlas kepada Allah.

Dilihat dari sebab-sebab diturunkannya surat ini, surat Al Ikhlas diturunkan untuk menjawab pertanyaan orang musyrik yang menanyakan tentang Allah kepada Rasulullah SAW.

Mereka menanyakan, “Sebutkan nasab atau sifat Rabbmu pada kami?’. Maka Allah berfirman kepada Nabi Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallam, ’Katakanlah kepada yang menanyakan tadi, … [lalu disebutkanlah surat ini]’(Aysarut Tafasir, 1502).

Pada intinya, surat ini memiliki makna untuk menjelaskan konsep ketauhidan dan keesaan Allah SWT. Bahwa ia berbeda dari Tuhan yang disembah oleh agama lain. Ia hanya satu dan tidak memiliki anak atau diperanakkan.

Baca Juga: Tata Cara Aqiqah dalam Islam

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan tentang surat al ikhlas yang perlu kamu ketahui. Semoga penjelasan ini semakin bisa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Jika kamu tertarik dengan konten keislaman seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here