Tata Cara Haji Lengkap untuk Panduan Kamu ke Tanah Suci

0
835
tata cara haji

Ilmu bila tidak diterapkan dalam ibadah maka akan sia-sia termasuk bila ibadah tidak didasarkan pada ilmu. Oleh sebab itu keduanya harus seimbang. Sama halnya ibadah haji, kamu harus tahu ilmu terkait tata cara haji sebelum kamu berangkat.

Mengetahui hal tersebut menjadi penting karena ibadah ini jarang-jarang terjadi. Tidak setiap hari atau bahkan 5 kali sehari sebagaimana halnya sholat.

Bahkan Nabi Muhammad SAW menyarankan untuk melaksanakan ibadah ini hanya sekali.

Rasulullah SAW bersabda,

Wahai manusia, telah diwajibkan atas kalian berhaji maka berhajilah”, kemudian ada seorang bertanya: “Apakah setiap tahun Wahai Rasulullah?”,

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam tidak menjawab sampai ditanya tiga kali, barulah setelah itu beliau menjawab: “Jika aku katakan: “Iya”, maka niscaya akan diwajibkan setiap tahun belum tentu kalian sanggup,

maka biarkanlah apa yang sudah aku tinggalkan untuk kalian, karena sesungguhnya telah binasa orang-orang sebelum kalian, akibat banyaknya pertanyaan dan penyelisihan mereka terhadap nabi mereka,

maka jika aku perintahkan kalian dengan sesuatu, kerjakanlah darinya sesuai dengan kemampuan kalian dan jika aku telah melarang kalian akan sesuatu maka tinggalkanlah”(HR. Muslim).

Oke kembali kepada pembahasan inti yaitu terkait dengan tata cara ibadah haji yang lengkap dari awal sampai akhir sesuai dengan urutannya.

Baca Juga: Haji Plus (Pilihan Haji yang Nyaman dengan Fasilitas Berkualitas)

Tata Cara haji
sumber: pexels

Urutan Ibadah Haji

Lebih kurang ada 10 urutan ibadah haji dari awal sekali sampai akhir ibadah. Urutan ini perlu kamu ikutin satu persatu dan berurutan agar ibadah hajimu menjadi sah. Nah, apa saja urutannya?

Ihram

Pertama kali yang harus dilakukan ketika kamu melaksanakan ibadah haji adalah berihram. Ini adalah aktivitas fundamental yang harus dilakukan sebelum ibadah.

Karena pada tahap ini para jamaah berpakaian haji/ihram dengan mengencangkan niat untuk beribadah haji hingga tuntas. Ihram ini dilakukan pada miqat masing-masing.

Pakaian ihram yang dikenakan jamaah laki-laki berbeda dengan jamaah perempuan. Pakaian ihram untuk laki-laki adalah kain yang tidak berjahit. Teridir dari dua kain satu sebagai sarung dan yang lain untuk menutup badan lainnya.

Adapun pakai ihram untuk perempuan sama seperti pakaian pada sehari-hari. Dengan pakaian berwarna putih.

Disarankan juga sebelum mulai aktivitas ibadah haji untuk melakukan wudhu dan mandi serta memotong kuku, memotong kumis dan memotong bulu ketiak dan kemaluan.

Wukuf

Urutan berikutnya dalam pelaksanaan ibadah haji adalah wukuf. Ini adalah aktivitas yang membedakan antara haji dan umroh. Pada ibadah umroh, wukuf ditiadakan.

Hal tersebut dikarenakan wukuf memiliki waktu tertentu yaitu 9 Dzulhijjah dan lokasinya adalah di Padang Arafah. Pada saat berada di lokasi tersebut, para jamaah disunnahkan untuk terus berdzikir dan sholat jamak taqdim qashar.

Thawaf Ifadah

Setelah melaksanakan wukuf, urutan berikutnya dalam aktivitas ibadah haji adalah melaksanakan thawaf ifadah. Thawaf adalah aktivitas berkeliling kabah sambil mengumandangkan talbiyah.

Thawaf tersebut dimulai dari hajar aswad dan diakhiri pada lokasi yang sama.

Meskipun pelaksanaan thawaf ini bisa dilaksanakan kapan saja setelah tanggal 9 tetapi disunnahkan dilaksanakan pada hari tasyriq yaitu 11, 12, dan 13 dzulhijjah.

Tata Cara Haji
sumber: pexels

Sa’i

Pernah mendengar bukit Shafa dan Marwah? Yap ini adalah dua bukit yang terkenal dalam kisah Siti Hajar ketika mencari sumber air untuk Ismail kecil.

Siti Hajar berkeliling bolak balik antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali. Hingga kemudian Siti Hajar akhirnya menemukan sumber mata air yang sekarang dikenal dengan air zam-zam.

Baca Juga: 6 Rukun Haji yang Membuat Hajimu Sah dan Mabrur

Mabit di Muzdhalifah

Bila kamu dalam kondisi sehat maka wajib bagimu melaksanakan mabit di Muzdhalifah. Ditempat ini para jamaah mengambil kerikil untuk nantinya digunakan dalam lempar jumroh.

Lempar Jumroh Aqabah

Aksi lempar jumroh adalah aktivitas ibadah dalam rangkaian ibadah haji yang juga wajib kamu ikuti. Dalam kegiatan ini kamu akan diminta melempar kerikil yang suadh kamu siapkan sebanyak 7 kali.

Tapi yang perlu kamu ingat, lemparan tersebut bukan lempar langsung 7 kali. Tetapi sekali sekali/bertahap.

Mabit di Mina

Setelah kamu melaksanakan lempar jumroh, fisikmu akan terkuras. Nah, kamu bisa mengistirahatkan dirimu dengan bermalam di Mina.

Yap, istirahat di Mina adalah dalam rangka memulihkan tenaga untuk melanjutkan aktivitas berikutnya.

Thawaf Wada

Bila pada thawaf sebelumnya adalah thawaf “selamat datang” maka pada thawaf ini adalah thawaf perpisahan. Pelaksanaannya dilaksanakan ketika kamu akan meninggalkan kabah.

Tahallul

Setelah semua aktivitas/rangkaian ibadah haji dilaksanakan maka rangkaian penutupnya adalah dengan melaksankan tahallul. Kamu akan dipotong rambutnya hingga gundul.

Baca Juga: Tata Cara Umroh

Penutup

Nah itulah tata cara haji dari awal sampai akhir sebagai panduanmu sebelum kamu melaksanakan ibadah tersebut.

Jika kamu tertarik dengan konten keislaman seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.