Trading Forex : Pengertian, Cara, dan Hukumnya dalam Islam

0
20268
trading forex

Salah satu cara untuk bisa mendapatkan penghasilan selain bekerja dan berbisnis adalah dengan cara berinvestasi. Dalam Islam, ada satu variabel lagi yang akan mampu menghasilkan kekayaan yaitu sedekah.

Namun, hal yang akan dibahas pada artikel kali ini adalah terkait dengan investasi. Perintah investasi pernah diajarkan oleh Umar bin Khattab.

Yaitu ketika Umar meminta para pekerja untuk tidak menghabiskan semua gajinya, tapi belikan sebagian untuk kambing. Ada gaji lagi, belikan sebagian untuk kambing. Dan seterusnya.

Dunia investasi kini sudah memiliki banyak ragam. Mungkin kamu sudah tidak asing bila mendengar kata trading saham. Nah, dewasa ini ada cara trading baru yaitu trading forex.

Baca Juga: Panduan Investasi Saham untuk Pemula

Pengertian Trading Forex

Mari bahas tentang trading forex mulai dari pengertiannya. Trading sebagaimana penerjemahannya dalam bahasa Indonesia yaitu perdagangan.

Adapun forex adalah kepanjangan dari foreign exchange. Dari pengertiannya, dapat dipahami bahwa investasi ini erat kaitannya dengan mata uang asing.

Maka bila disambungkan, trading forex adalah sebuah jenis investasi yang mengandalkan spekulasi tentang nilai tukar atau harga mata uang internasional.

Sama halnya dengan investasi atau trading saham, pada trading forex seorang investor juga dapat membuat prediksi terkait fluktuasi harga mata uang.

Trading forex
sumber: unsplash.com

Cara Trading Forex

Cara untuk mendapatkan keuntungan dari trading yang satu ini sebenarnya sederhana. Yaitu membeli mata uang ketika nilainya sedang rendah dan menjualnya ketika nilai uang sedang tinggi.

Sehingga, cara main seperti ini umum pada setiap jenis investasi. Termasuk trading saham. Kalau kamu bermain saham, pasti salah satu caranya agar mendapatkan capital gain adalah membeli saham pada harga murah dan menjualnya ketika harga naik. Bukan, begitu?

Kemudian dari segi yang lebih teknis ketika kamu ingin mencoba bermian investasi ini maka kamu disarankan untuk berlatih melalui akun demo.

Setelah kamu sudah matang dalam latihannya, maka kamu bisa bertemu broker yang menjual trading forex. Ketika bertemu broker dan dirasa tepat dengan broker tersebut maka kamu bisa memulai registrasi/membuka akun pada broker tersebut.

Selepas itu, kamu perlu mendepositkan uangmu dan terakhir kamu bisa langsung memulai bertanding.

Baca Juga: Perbedaan Akad Mudharabah, Murabahah dan Musyarakah

trading forex
sumber: unsplash.com

Hukum Jual Beli Mata Uang dalam Islam

Jual beli mata uang dalam Islam memiliki satu syarat yang mutlak harus dipenuhi agar jual beli tersebut dibenarkan dalam syariah.

Satu syarat agar aktivitas jual beli mata uang dalam Islam sah untuk dilakukan adalah jual beli tersebut harus dilakukan secara tunai. Bila mata uang tersebut adalah mata uang sejenis semisal rupiah dengan rupiah maka harus sama nilainya.

Katakanlah, kamu ingin menukar uang Rp100.000 dengan Rp5.000 maka uang Rp5.000 harus kamu dapatkan sebanyak 20 lembar sehingga setara nilainya dengan Rp100.000.

Ya, jual beli mata uang harus dilakukan secara tunai dan di lokasi. Apabila seseorang menunda pembeliannya sampai waktu yang belum ditentukan maka akan ada unsur riba nasi’ah di dalamnya.

Sebagaimana sabda Nabi SAW,

الذَّهَبُ بِالذَّهَبِ وَالْفِضَّةُ بِالْفِضَّةِ وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ وَالْمِلْحُ بِالْمِلْحِ مِثْلاً بِمِثْلٍ سَوَاءً

بِسَوَاءٍ يَدًا بِيَدٍ فَإِذَا اخْتَلَفَتْ هَذِهِ الأَصْنَافُ فَبِيعُوا كَيْفَ شِئْتُمْ إِذَا كَانَ يَدًا بِيَدٍ

Artinya,

Jika emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, gandum dijual dengan gandum, sya’ir (salah satu jenis gandum) dijual dengan sya’ir, kurma dijual dengan kurma, dan garam dijual dengan garam, maka jumlah (takaran atau timbangan) harus sama dan dibayar kontan (tunai). Jika jenis barang tadi berbeda, maka silakan engkau membarterkannya sesukamu, namun harus dilakukan secara kontan (tunai).” (HR. Muslim no. 1587)

Baca Juga: Panduan Lengkap Investasi tahun 2020 untuk Pemula

Hukum Trading Forex

Meskipun ada pendapat yang membolehkan trading forex, namun mayoritas ulama berpendapat bahwa trading forex hukumnya haram.

Pembolehan atas trading forex didasarkan pada pendapat bahwa dalam trading forex tidak ada unsur menipu, menyembunyikan yang cacat dan spekulatif. Pendapat ini mengukur pada ketentuan jual beli secara umum.

Disebut tidak spekulatif, menurut pendapatnya adalah karena harga mata uang sudah bisa diprediksi sebagaimana harga saham. Jadi bukan tebak-tebakan harga.

Namun, pendapat yang lebih kuat adalah haram. Karena trading forex sudah melanggar syarat jual beli mata uang dalam Islam yang utama yaitu tunai.

Di dalam trading forex, penukaran mata uang tidak dilakukan langsung secara tunai. Sehingga trading forex bila mengacu pada pendapat ulama mayoritas menjadi haram.

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan tentang trading forex mulai dari pengertian, tata cara hingga hukumnya dalam Islam. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan bagimu dan yang paling penting adalah semakin dekat kepada Allah SWT

Jika kamu tertarik dengan konten ekonomi islam seperti ini, kamu bisa juga melihat tulisan lainnya di Topik Ekonomi Islam. Jika kamu lebih menyukai konten video kamu bisa mengunjungi Channel Youtube Qazwa.